Share

Jangan Anggap Remeh Anemia! Bisa Picu Gagal Jantung dan Gangguan Sistem Imun

Kevi Laras, Jurnalis · Rabu 30 November 2022 17:20 WIB
$detail['images_title']
waspada anemia, (Foto: Freepik)

ANEMIA tak dipungkiri memang sering diangga remeh, karena dianggap tak berbahaya. Padahah, jika dilihat secara medis, orang yang mengalami anemia atau kekurangan hemoglobin (sel darah merah) tidak bisa dianggap sepele.

Mengapa demikian? Disampaikan Ketua Umum Perhimpunan Hematologi & Transfusi Darah Indonesia (PHTDI), Dr. dr TB Djumhana Atmakusuma, SpPD-KHOM nyatanya anemia dalam kondisi terparahnya (kronik) mampu memicu terjadinya gagal jantung.

"Penyakit anemia kronik bisa menyebabkan jantung lebih kencang atau gagal jantung, suatu saat dia bisa gagal jantung atau meninggal karena memang kondisi jantungnya tidak bisa lagi memompa,” terang dr. Djumhana dalam acara Kampanye Jangan Cuek, Ayo Cek Gejala Kekurangan Darah di Jakarta, Rabu (30/11/2022)

Tidak hanya gagal jantung, anemia juga bisa berdampak pada gangguan sistem imunitas (kekebalan) seseorang.

“Kemudian juga, ada yang namanya penurunan sistem imun tubuh. Sehingga seseorang mudah mengalami infeksi sepsis akhirnya dia juga meninggal," sambungnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan anemia juga bisa merusak organ tubuh lainnya. Pada usia anak-anak, anemia bisa menghambat pertumbuhan atau disebut stunting. Sementara anemia pada remaja, diungkap dr. Djumhana bisa memicu masalah kesehatan seperti penyakit tidak menular, produktivitas dan prestasi menurun, termasuk masalah kesuburan.

Follow Berita Okezone di Google News

"Sehingga dampak dari anemia membawa hemoglobin, bisa menimbulkan risiko gangguan di setiap organ tubuh. Termasuk juga bisa sebabkan lama-lama, kalau usia anak bisa stunting, “ peringatan dari dr. Djumhana

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan remaja putri yang menderita anemia, ke depannya berisiko menjadi ibu hamil anemia juga. Bisa berlanjut mengalami kurang energi protein, dan meningkatkan melahirkan bayi berat badan lahir rendah (BBLR), komplikasi saat melahirkan serta beberapa risiko terkait kehamilan lainnya

Sedangkan pada usia dewasa, anemia bisa menghambat proses penyembuhan terhadap bagian sel yang rusak di dalam tubuh loh! Sel rusak perlu diperbaiki, dengan healing proses yang membutuhkan hemoglobin, maka luka proses healing juga akan sulit.

Begitu banyak dampak domino pada kesehatan tubuh dari anemia, masyarakat diimbau melakukan pencegahan sejak dini dengan membiasakan pola hidup sehat dan minum obat penambahan darah sejak masih remaja.

 BACA JUGA:Hati-hati! Es Teh Hambat Penyerapan Zat Besi, Ahli Gizi: 32 Persen Alami Anemia

BACA JUGA:Mengenal Apa itu Anemia Mikrositik Hipokrom, Penyebab dan Gejalanya

1
2