Share

Jenazah Ayah dan Anak Berpelukan Ditemukan, Berapa Lama Manusia Bertahan di Reruntuhan?

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Selasa 29 November 2022 17:36 WIB
$detail['images_title']
Gempa di Cianjur (Foto: ist)

KEMARIN jenazah korban gempa Cianjur yang merupakan ayah dan anaknya berhasil ditemukan Tim SAR gabungan di Kampung Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Senin (28/11/2022).

Koordinator lapangan Tim Bravo Basarnas, Ikhsan Alwi mengatakan, kedua jenazah korban gempa yang berhasil diketemukan satu jenazah berjenis kelamin laki-laki dan satu jenazah lainnya anak-anak berjenis kelamin perempuan.

gempa

Menilik kejadian gempa di Cianjur tersebut, berapa lama sebetulnya manusia bisa bertahan hidup di bawah reruntuhan bangunan?

Melansir News18, menurut para ahli, seseorang yang terperangkap di dalam reruntuhan setidaknya bisa bertahan hidup paling lama seminggu (dalam keadaan terbaik).

 BACA JUGA:Jangan Langsung Tenggak Antibiotik! Obati Sakit Tenggorokan dengan 5 Metode Alami Ini

Banyak faktor yang memainkan peran penting agar seseorang bisa bertahan hidup dan selamat. Mulai dari sampai mana terlukanya korban tersebut, apakah ada cukup udara untuk bernafas, hingga cuaca ekstrem, ini semua menjadi salah satu faktor penentu kelangsungan hidup korban di bawah reruntuhan.

Follow Berita Okezone di Google News

Dokter Richard Moon, pakar kelangsungan hidup Universitas Duke mengatakan, dalam aspek penyelamatan korban reruntuhan sebenarnya makanan bukan jadi aspek utama atau masalah besar, sebab secara alamiah seseorang bisa bertahan hidup selama berminggu-minggu tanpa makan. Namun, sebagian besar memang hanya bisa bertahan beberapa hari tanpa air.

Kunci utamanya ada di kecepatan waktu, sebab penyelamatan utama terjadi 24 jam setelah bencana, dan setelah itu peluang bertahan hidup akan terus berkurang setiap hari.

1
2