Share

Parah, 70% Kanker Payudara Ditemukan Pada Stadium Lanjut

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Selasa 29 November 2022 17:48 WIB
$detail['images_title']
Kanker payudara (Foto: Caicl)

SAMPAI saat ini kanker masih menjadi penyakit yang banyak menyebabkan banyak kematian. Menurut data Globocan 2020, jumlah kejadian baru kanker payudara di seluruh dunia mencapai 2.261.419 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 684.996. Sementara di Indonesia, kejadian baru kanker payudara sebanyak 65.858 dengan 22.430 kematian.

Hal ini tidak terlepas karena 70% kanker payudara ditemukan pada stadium lanjut, dan belum adanya panduan navigasi bagi pasien kanker payudara untuk membantu pasien dan keluarga selama menjalankan perawatan.

 kanker payudara

Untuk mencapai hal tersebut, adanya panduan navigasi dalam bentuk buku yang diterbitkan oleh Indonesian Cancer Information and Support Center Association (CISC) sangat penting dan membantu mengatasi hambatan yang dihadapi pasien agar dapat memperoleh akses tepat waktu ke seluruh rangkaian perawatan kanker payudara.

Menurut DR. Lestari Moerdijat, SS, MM, Wakil Ketua MPR RI, yaitu pihak yang ikut terlibat dalam penyusunan buku ini menyatakan bahwa, salah satu penyebab tingginya angka kejadian dan kematian akibat kanker payudara adalah rendahnya tingkat kesadaran masyarakat untuk deteksi dini sendiri.

“Kanker payudara menempati urutan kedua penyebab kematian akibat kanker dengan persentase 9,6 persen. Salah satu penyebab tingginya angka kejadian dan kematian akibat kanker payudara adalah rendahnya tingkat kesadaran masyarakat untuk deteksi dini sendiri (SADARI) dan klinis (SADANIS).” ujar DR. Lestari dalam Webbiner yang diikuti secara virtual, di Jakarta (29/11/2022).

Kemudian DR. Lestari Moerdijat melengkapi pernyataannya bahwa dengan adanya buku ini dapat memberi pemahaman dan panduan praktis untuk penanganan kanker sejak dini.

 BACA JUGA:Angka Kematian karena Kanker Payudara Capai 22.430 Orang, Yuk Rutin Skrining Lebih Dini!

“Pekerjaan rumah kita semua adalah sosialisasi dan edukasi terkait pencegahan, pemeriksaan, penanganan dan pengobatan berkelanjutan. Buku berjudul Panduan Navigasi Bagi Pasien Kanker Payudara merupakan inisiatif komunitas untuk memberi pemahaman dan panduan praktis demi penanganan kanker sejak dini” lanjut DR. Lestari.

Follow Berita Okezone di Google News

Dalam pelaksanaan program Navigasi Pasien, tentu perlu adanya dukungan kebijakan dan strategi, mengingat Program Navigasi Pasien yang efektif akan tercapai jika didukung komitmen pemangku kebijakan dan pemangku kepentingan lain dengan pendekatan kesehatan masyarakat.

Sedangkan umumnya Navigator Pasien terdiri dari para penyintas kanker payudara atau mereka yang peduli seperti dokter, tenaga kesehatan, keluarga penyintas ataupun relawan yang terlatih dan memiliki pengetahuan praktis tentang kanker payudara, kemampuan interpersonal dan komunikasi yang baik, sehingga menjadi jembatan penghubung antara kebutuhan medis dan emosional pasien.

Buku Panduan Navigasi bagi Pasien Kanker Payudara terdiri dari enam bab yang diperkaya dengan hasil wawancara tim penulis dengan para pakar, berisi tentang tujuan, sasaran, ruang lingkup pasien navigator, kebijakan dan strategi, etika navigasi pasien serta hak dan kewajiban pasien, konsep dasar navigasi pasien, pengorganisasian dan sistem rujukan, dan monitoring dan evaluasi.

1
2