Share

Menkes Minta 514 Kabupaten/Kota Bisa Operasi Jantung Pasang Ring, Butuh Biaya Sampai Rp31Triliun!

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 29 November 2022 10:51 WIB
$detail['images_title']
Menkes Budi, (Foto: Tangkapan layar Youtube DPR RI)

PENYAKIT jantung masih terus menjadi momok menyeramkan untuk kesehatan masyarakat Indonesia. Pasalnya, penyakit jantung jadi penyebab utama kematian di Indonesia.

Menurut data dari Global Burden of Desease dan Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) 2014-2019 penyakit jantung menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Tidak hanya angka kematian yang tinggi, tren angka kasus juga terus mengalami kenaikan. Berdasarkan ata Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 dan 2018, menunjukan adanya tren peningkatan penyakit jantung Dyakni 0,5 persen pada 2013 menjadi 1,5 persen pada 2018.

Berangkat dari fakta ini, Menteri Kesehatan RI,  Budi Gunadi Sadikin meminta operasi jantung pasang ring bisa dilakukan di 514 Kabupaten/Kota sebagai salah satu bentuk penanganan cepat, agar penyakit tak menular ini tak terus mengakibatkan korban jiwa.

Sebab agar bisa mengatasi masalah penyakit jantung di Indonesia, bukan hanya harus ada penguatan pada layanan primer melalui edukasi, pencegahan, dan meningkatkan kapasitas serta kapabilitas layanan primer di sistem pelayanan kesehatan masyarakat. Namun juga butuh intervensi lain untuk pengobatan jantung adalah operasi pasang ring.

“Saya minta 514 Kabupaten/kota bisa operasi pasang ring. Semua Provinsi harus bisa (melakukan) operasi gagal jantung terbuka dan bedah otak terbuka,” ujar Menkes Budi pada Indonesian Society of Interventional Cardiology Annual Meeting (ISICAM) 2022 di Jakarta baru-baru ini.

Follow Berita Okezone di Google News

Tak hanya itu, Menkes juga mengungkap kalau setiap tahun dari 4,8 juta bayi lahir, sekitar 50 ribu bayi terlahir dengan penyakit jantung bawaan.

“Kemudian 40 persen dari 50 ribu bayi itu harus operasi jantung terbuka dalam satu tahun,” lanjut Menkes Budi.

Selain membutuhkan tenaga kesehatan seperti dokter spesialis jantung dengan jumlah yang memadai, persoalan biaya yang tinggi juga disoroti Menkes.

Mengutip laman resmi Sehat Negeriku, Selasa (29/11/2022) butuh anggaran setidaknya sampai Rp31triliun sampai untuk tahun 2027 agar bisa menjadikan 514 kabupaten/kota bisa melakukan operasi jantung.

Sementara, untuk tahap pertama, Kemenkes menyediakan anggaran Rp17,9triliun dan Rp13,1triliun di tahap 2.

Biaya besar memang familiar untuk penyakit jantung, mengingat penyakit jantung ini menjadi beban biaya negara yang terbesar. Berdasarkan data BPJS Kesehatan pada 2021, pembiayaan kesehatan terbesar ada pada penyakit jantung sekitar Rp7,7 triliun.

1
2