Share

Son Ye Jin Melahirkan Anak Pertama di Usia 40, Apa Risiko dan Manfaatnya?

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 28 November 2022 12:45 WIB
$detail['images_title']
Son Ye Jin melahirkan bayi laki-laki di usia 40-an, (Foto: Soompi)

SON Ye Jin dan sang suami, Hyun Bin tengah berbahagia menyambut kelahiran anak pertamanya. Dikutip dari Soompi, anak pertama Son Ye Jin dan Hyun Bin adalah bayi laki-laki dan lahir pada 27 November.

Meski hamil dan melahirkan di usia 40 tahun, aktris bintang Crash Landing on You tersebut dilaporkan kondisinya stabil dan sehat. Begitu juga dengan sang bayi.

"Son Ye Jin melahirkan seorang putra hari ini. Baik ibu dan anak dalam keadaan sehat,” bunyi pernyataan agensi Son Ye Jin, MS Team.

Kehamilan dan melahirkan di usia kepala 4, seperti yang dialami Son Ye Jin dipandang masyarakat sebagai sesuatu yang berisiko. Apakah benar demikian?

Eits, jangan salah! Hamil dan melahirkan di usia 40-an, tetap memiliki manfaatnya tersendiri loh! Baik untuk sang ibu atau pun sang anak, yakni mengurangi kemungkinan terjadinya penurunan kognitif, life span atau rentang hidup yang lebih lama, dan hasil pendidikan yang lebih baik pada anak-anak, seperti nilai ujian yang lebih tinggi dan tingkat kelulusan.

 Lalu bagaimana dengan risikonya? Well, secara medis memang ada risiko saat hamil dan melahirkan di usia sudah kepala 4 seperti Son Ye Jin. Dari aspek kehamilan, ada risiko tekanan darah tinggi yang mana hal ini bisa meningkatkan risiko komplikasi kehamilan yang disebut preeklampsia.

Follow Berita Okezone di Google News

Tak hanya itu, hadir pula risiko mengalami diabetes gestasional, cacat lahir (contohnya Down Syndrome), keguguran, berat badan bayi rendah saat lahir, dan kehamilan ektopik, yang terkadang terjadi dengan fertilisasi in vitro (IVF).

Sementara untuk melahirkan, melansir Healthline, Senin (28/11/2022) yang sudah ditinjau secara medis oleh Valinda Riggins Nwadike, MD, MPH , melahirkan normal di usia 40 lebih kecil kemungkinan. Hal ini, utamanya disebabkan karena treatment kesuburan yang dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur.

Sang ibu disebutkan juga berpeluang mengalami peningkatan risiko preeklampsia, sehingga mungkin butuh melahirkan dengan cara operasi caesar untuk menyelamatkan ibu dan bayinya. Jika bayi dilahirkan melalui persalinan normal, prosesnya mungkin lebih sulit dengan seiring bertambahnya usia dan meningkatnya juga risiko lahir mati.

Namun jangan terlalu takut terlebih dahulu, karena ada wanita berhasil melahirkan bayi yang sehat pada atau di atas usia 40 tahun. Terpenting adalah, konsultasian dengan dokter tentang kehamilan dan metode persalinan yang diharapkan serta buat rencana cadangan.

 BACA JUGA:Apa Itu Sindrom Asperger yang Disebut Gangguan untuk Perkembangan Anak, Bagaimana Risikonya?

BACA JUGA:Berkali-kali Terinfeksi Covid, Berisiko Alami Kerusakan Organ?

1
2