Share

BRIN Rilis Teknologi Pengenal Wicara untuk Pendiktean Medis

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Senin 28 November 2022 17:08 WIB
$detail['images_title']
Dokter mendiagnosis penyakit pasien (Foto: Healthline)

BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meluncurkan Sistem Pengenal Wicara untuk Pendiktean Medis (SPWPM) untuk membantu dokter mencatat diagnosis pasien dalam sistem rekam atau catatan medis elektronik yang efektif dan efisien tanpa membuat laporan manual.

"Sistem ini berguna untuk membantu para dokter menulis laporan diagnosis bersamaan dengan memeriksa dan memberikan konsultasi kepada pasien secara langsung," kata Kepala Organisasi Riset Elektronika dan Informatika BRIN, Budi Prawara dalam peluncuran SPWPM secara virtual.

 Budi Prawara

Budi menjelaskan, SPWPM adalah sistem pengenalan wicara otomatis yang dapat digunakan oleh para dokter untuk mendiktekan diagnosis atau laporan medis pasien secara verbal yang dikonversi oleh mesin secara otomatis menjadi sebuah laporan tertulis yang tersimpan ke pusat data medis rumah sakit.

 BACA JUGA:Parah, 2 Provinsi Ini Ternyata Gak Punya Dokter Spesialis Jantung!

SPWPM merupakan implementasi teknologi Automatic Speech Recognition (ASR) atau pengenalan wicara otomatis yang dapat membantu tenaga medis mendiktekan keterangan medis secara verbal untuk dikonversikan menjadi data atau laporan tertulis ke pusat data medis rumah sakit.

Follow Berita Okezone di Google News

Selain menjalankan penanganan atau perawatan terhadap pasien, dokter dan tenaga medis juga memiliki kewajiban untuk mencatat laporan atau rekam medis. Tugas tersebut, selama ini mengambil sebagian besar waktu kerja para dokter dan tenaga medis.

Oleh karenanya, pencatatan rekam medis akan menjadi jauh lebih cepat dan mudah dengan dukungan teknologi ASR yang mampu menjalankan seluruh prosesnya secara otomatis.

1
2