Share

Batuk Tak Kunjung Sembuh Disertai Lendir, Waspada Penyakit Paru Obstruktif Kronis

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 25 November 2022 19:21 WIB
$detail['images_title']
Waspada batuk tak kunjung sembuh (Foto: Medicaldaily)

Batuk terus menerus disertai lendir yang banyak jangan diabaikan. Waspadai risiko Penyakit Paru Obstruktif Kronis atau PPOK.

PPOK menyerang saluran pernapasan jangka panjang, hingga menyebabkan penyempitan di saluran napas. Saat ini, PPOK menduduki peringkat keempat sebagai penyebab kematian di dunia.

tanpa disadari penyebab PPOK muncul di kehidupan sehari-hari. Seperti bahaya paparan asap rokok, knalpot, serta polusi lain termasuk di lingkungan kerja.

Medical General Manager Kalbe, dr. Dedyanto Henky Saputra, M.Gizi, AIFO-K mengatakan, gejala PPOK mudah dikenali. Batuk, sesak napas, sampai kondisi makin melemah, nafsu makan berkurang.

"Biasanya batuk disertai produksi lendir yang cenderung produktif. Jika lendir semakin kental, maka penyempitan akan semakin hebat dan dapat mencetuskan sesak napas,” ujarnya dalam Instagram Live @ptkalbefarmatbk.

PPOK penyakit yang bersifat irreversible. Jika saluran pernapasan rusak, pasien sulit mengalami kondisi normal. Apalagi pasien PPOK imunitasnya mudah menurun karena malnutrisi.

"Ini bisa memicu penurunan berat badan drastis. Otot pernapasan melemah karena penurunan asupan makanan dan peningkatan konsumsi energi,” tutur Dokter Dedy.

Dokter Dedy mengatakan, nutrisi pasien PPOK harus dijaga. Keragaman makanan atau zat gizi, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air wajib dipenuhi.

Suplemen nutrisi dibutuhkan di sini, dalam bentuk makanan cair untuk pemenuhan gizi kondisi gangguan pernapasan.

Dijelaskan Product Executive PT Finusolprima Farma Internasional (FIMA), Josephine Grace, konsumsi suplemen nutrisi dalam bentuk cair bisa menjadi salah satu solusi supaya pasien PPOK lebih mudah dalam pemenuhan nutrisi mereka.

"Lihat juga komponen nutrisi yang sangat penting untuk proses pemulihan saluran pernapasan. Protein sangat penting untuk imunitas dan pemulihan otot," kata Josephine saat memperkenalkan Pulmosol.

(hel)