Share

Benarkah Orang Sesak Napas dalam Kerumunan Tak Boleh Diberi Minum? Ini Kata Dokter!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 24 November 2022 09:45 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi kerumunan. (foto: Istimewa)

DESAKAN bisa terjadi ketika kerumunan orang bergerak ke arah yang sama pada waktu yang sama, beberapa mungkin bertabrakan dan bertumpuk atau bertumpuk satu sama lain. Ini bisa menjadi sangat berbahaya, tidak heran jika ahli menyebut insiden seperti itu sebagai penyerbuan, gelombang kerumunan, atau penghancuran massa.

Istilah stampede pun muncul untuk menggambarkan kondisi yang terjadi di Kanjuruhan dan Itaewon. Banyak orang akibat berdesak-desakan. Dalam situasi ramai orang, risiko akan bahaya akan semakin besar, oleh karena itu penting bagi Anda mempersiapkan diri.

 Special Dialog Terjebak di Kerumunan

Dokter Spesialis Paru dr Annisa Sutera Insani, SpP, meminta kepada Anda yang mau datang ke acara ramai orang agar mempersiapkan fisik. Artinya, jangan coba-coba datang ke acara yang berpotensi kerumunan kalau badan tidak fit.

"Saya sangat tidak merekomendasikan seseorang dalam kondisi tidak fit, anak-anak, dan lansia untuk datang ke acara yang berpotensi terjadi kepadatan orang di satu lokasi acara. Itu sangat berisiko bagi mereka," papar dr Annisa di Live Instagram Okezone.

Dia melanjutkan, fisik yang prima setidaknya mampu menjaga kualitas tubuh. Dengan begitu, saat risiko terburuk terjadi yaitu kerumunan dan desak-desakan, Anda dapat menyelamatkan diri dari lokasi tersebut.

Selain itu, ketika terjadi chaos di acara tersebut, ada baiknya kita mengetahui beberapa hal yang harus dan tidak dilakukan. Salah satunya adalah kesalahan umum yakni memberikan minum ke orang yang lemas dan sesak napas.

"Saat seseorang sesak napas, saluran napas dan saluran tenggorokannya terbuka. Jadi, ketika ada cairan masuk, saluran napas sulit mengontrol itu karena sedang berusaha mencari oksigen. Alhasil, air bisa saja masuk ke saluran napas dan ini berbahaya," katanya.

"Air yang masuk ke saluran napas bisa berakhir di paru-paru dan kalau di paru-paru ada air, ini malah semakin membuat sulit pompa oksigen tubuh. Pada akhirnya, napas semakin sulit terkendali," terangnya.

Jadi, jangan pernah memberikan minum orang yang lemas dan sesak napas. Begitu juga yang terjadi kalau Anda paksa kasih minum orang yang sedang pingsan. "Pas lagi pingsan juga sama situasinya. Tubuh tidak memiliki kontrol akan saluran napas dan saluran cerna, sehingga ketika air masuk dari mulut, bisa saja malah berakhir di paru-paru," ungkap dr Annisa.

Tapi, kondisi berbeda terjadi ketika orang terjatuh dan lemas karena kurang minum. Kalau penyebabnya itu, segera beri minum tapi jangan masukkan air dalam jumlah banyak sekali waktu. Ini bisa 'keselek' dan berdampak tidak baik ke kestabilan kesehatan.

"Intinya, saat berada di tempat kerumunan dan melihat ada orang yang terbujur lemas, lihat dulu kondisinya. Kalau dia lemas dan disertai sesak napas atau pingsan, jangan kasih minum," jelas dr Annisa.

1
2