Share

Terjebak di Kerumunan? Lakukan Langkah Ini Agar Selamat!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 24 November 2022 09:04 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi kerumunan. (foto: Istimewa)

MESKI virus Covid-19 masih merajalela, kerumunan sudah tak dapat dihindari lagi di masa sekarang. Sudah banyak acara yang menimbulkan kerumunan, seperti konser musik, pertandingan olahraga, hingga acara nonton bareng Piala Dunia 2022.

Oleh karena itu penting bagi setiap orang mengetahui cara aman selama berada di kerumunan. Berkaca pada tragedi Kanjuruhan dan periswata Halloween di Itaewon, ada beberapa cara yang wajib dilakukan ketika dalam kerumunan.

 Special Dialog Terjebak di Kerumunan

Banyak orang menyarankan agar ketika terjebak di kerumunan, usahakan untuk tidak panik. Saran ini terdengar 'angin lalu', karena di kondisi terdesak seperti itu sulit mengendalikan pikiran untuk tidak panik.

Tapi, sikap tidak panik saat berada di kerumunan amat penting demi kesehatan tubuh Anda.

Menurut Dokter Spesialis Paru dr Annisa Sutera Insani, SpP, saat seseorang panik di tengah kerumunan, itu malah membuat tubuhnya semakin tidak terkendali. Makanya, enggak heran banyak yang pingsan saat kerumunan.

"Saat kehabisan oksigen, reaksi panik wajar terjadi. Tapi, kalau tidak dikontrol, itu malah bisa memperburuk kondisi tubuh, salah satunya bisa menyebabkan pingsan atau tidak sadarkan diri," papar dr Annisa di sesi wawancara Instagram Live Okezone beberapa waktu lalu.

Dijelaskan dr Annisa, saat seseorang panik, sistem kerja tubuh jadi ekstra. Artinya, jantung berdetak lebih cepat, aliran darah lebih kencang, dan ini membuat oksigen tidak mengalir secara merata ke seluruh tubuh.

"Saat panik, oksigen kemungkinan besar tidak sampai ke otak, karena banyak dipakai ke jantung dan paru-paru. Karena oksigen gak sampai ke otak, akhirnya bisa membuat seseorang pingsan," terangnya.

Itu kenapa, sambung dr Annisa, di kondisi terkurung banyak orang, sebisa mungkin tidak panik. "Panik itu wajar, tapi jangan sampai mengambil alih tubuh Anda," tambahnya.

Dokter Annisa menambahkan sedikit bahwa daripada panik, lebih baik ambil napas panjang, kemudian pikirkan jalan keluarnya. Kalau tubuh tenang, pikiran juga akan tenang.

"Kalau tenang, kerja organ tubuh pun bisa lebih baik dan Anda bisa memikirkan bagaimana cara melepaskan dari kerumunan orang," ucap dr Annisa.

1
2