Share

Sarapan dengan Teh, Ini 5 Jenis yang Baik untuk Kesehatan!

Kiki Oktaliani, Jurnalis · Jum'at 25 November 2022 06:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi. (foto: Shutterstock)

DIGEMARI dari berbagai usia dan kalangan, teh memiliki berbagai macam jenis dan rasa, serta kaya akan manfaat. Terutama, jika penyajian teh dilakukan secara benar dan rutin. Kandungan oksidan yang tinggi di dalam daun teh memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Beberapa manfaat yang didapat jika rutin minum teh, antara lain mencegah risiko diabetes, meningkat konsentrasi, menjaga kesehatan rongga dan gigi, serta banyak manfaat lainnya. Namun perlu diingat bahwa hal tersebut didapat dari jenis-jenis teh tertentu. Mau tau apa aja? Berikut 5 jenis teh yang baik untuk kesehatan.

  manfaat teh untuk kesehatan

1 Teh hijau

Siapa yang tak kenal dengan jenis teh satu ini. Dilansir dari Medical news today (5/11/2022), jenis teh hijau bermanfaat untuk meningkatkan fungsi kognitif dengan satu studi menghubungkannya ke memori kerja yang lebih baik.

Peneliti dari University Hospital of Basel di Swiss menemukan bahwa orang sehat yang setuju untuk mengonsumsi soft drink yang mengandung 27,5 gram ekstrak teh hijau menunjukkan aktivitas yang lebih intens di area otak yang terkait dengan memori kerja.

Oleh karena itu, peserta yang telah mengkonsumsi ekstrak teh hijau memiliki konektivitas yang lebih baik antara lobus frontal dan parietal otak, yang merupakan dua wilayah yang terlibat dalam aspek pembelajaran, proses memori, dan pengambilan keputusan.

Manfaat tersebut merupakan hasil dari kandungan polifenolnya yang merupakan zat gizi mikro dengan sifat antioksidan. Sebagai antioksidan, zat ini dapat melindungi terhadap aksi radikal bebas, yang menyebabkan jenis kerusakan sel yang konsisten dengan penuaan.

2. Teh Melati

Manfaat dari teh melati tidak semata-mata karena efek antioksidan dari tanaman tehnya, karena bunga melati juga membawa khasiat obatnya sendiri ke dalam campuran teh melati ini.

Melati sendiri telah dikaitkan dengan peningkatan kesejahteraan fisik dan dikatakan dapat mengurangi dampak stres. Itulah sebabnya beberapa peneliti telah bereksperimen dengan senyawa yang berasal dari tanaman ini untuk mencari terapi yang lebih baik.

Misalnya, Prof. Eliezer Fleischer — dari Universitas Tel Aviv di Israel — memperhatikan bahwa methyl jasmonate, yang merupakan senyawa yang diperoleh dari asam jasmonat, ditemukan di tanaman melati, menginduksi kematian sel kanker serviks.

Dan, jika Anda menikmati teh melati hanya karena Anda menyukai aromanya, sebenarnya ada alasan bagus untuk itu. Penelitian yang dipublikasikan dalam European Journal of Applied Physiology menjelaskan bahwa aroma teh melati, mampu menenangkan saraf, dan mampu membantu mengatur suasana hati.

3. Teh Rooibos

Jenis teh lain dengan sifat antioksidan adalah rooibos, yang dibuat dari tanaman Aspalathus linearis asli Afrika Selatan.

Studi baru-baru ini yang dilakukan pada tikus menyarankan bahwa antioksidan dalam teh rooibos dapat melindungi hati dari stres oksidatif, dan membantu membuat organ ini lebih tahan terhadap kerusakan yang terjadi..

Selain itu, rooibos membantu dalam menurunkan tekanan darah dan mengendurkan otot-otot tegang. Berbeda dengan teh hijau atau hitam, rooibos tidak mengandung kafein, sehingga tidak akan memiliki efek stimulasi yang sama.Ini membuatnya aman untuk diminum hingga malam hari.

1
2