Share

Mengupas Istilah 'Inner Child,' Memori Masa Kecil yang Berdampak pada Kehidupan Seseorang

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 24 November 2022 18:18 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi inner child. (foto: Unsplash)

ADA begitu banyak peristiwa dalam kehidupan seseorang. Baik itu hal yang menyenangkan maupun tidak. Semua terjadi sejak kecil hingga dewasa.

Namun tahukah Anda, jika kejadian masa kecil cenderung menyimpan memori? Seringkali kejadian di waktu kecil, meski kita tak kmengingat, namun alam bawah sadar menyimpan dan menyadarinya suatu hari nanti. Kondisi ini yang sering disebut sebagai inner child.

Ā Inner Child

Dikutip dari berbagai sumber, Inner Child adalah gambaran diri seseorang yang merupakan kumpulan kejadian masa lalu terutama semasa kecil. Pengalaman itu cenderung belum selesai dengan "baik" sehingga berdampak di kehidupan seseorang saat dewasa.

Pada saat kecil, seseorang tentu pernah mengalami masa sulit sebagai seorang anak. Misalnya seperti trauma ataupun kejadian yang biasanya menyakitkan.Hal ini membuat sifat anak kecil yang ada di dalam diri menjadi terluka. Untuk menghindari perasaan terluka secara alamiahĀ  seseorang akan mengabaikannya dengan harapan bahwa rasa sakit tersebut akan hilang dengan sendirinya.Ā 

Namun ternyata itu tersimpan rapat dalam kotak "pandora" yang sewaktu-waktu akan meledak saat sudah dewasa dan mengetahui rasa sakit yang dialami saat kecil. Momen itu biasanya akan terlihat saat seseorang memiliki anak atau menjalin hubungan dekat dengan pasangan saat dewasa.

Dalam sebuah jurnal yang mengupasĀ inner childĀ secara rinci, seorang psikoterapis yaitu Maxine Harley, menyatakan ada beberapa tanda terjadinya inner child. Antara lain sebagai berikut.

1. Merasa harga diri yang dimiliki rendah

2. Memiliki suasana hati yang tidak stabil

3. Emosi yang tidak terkontrol

4. Kurang bisa membedakan hal yang serius dan bercanda

5. Terjadi krisis identitas

6. Menjadi seorang yang pemberontak

7. Tidak memiliki kepercayaan diri

8. Melakukan kebohongan yang berlebihan

9. Kompetitif, agresif, tidak dapat bergaul dengan lingkungan sekitar dan cenderung pasif.

1
2