Share

Tersisa 11 Pasien Gagal Ginjal Akut di RSCM, Kemenkes: 2 Minggu Tak Ada Penambahan Kasus

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 24 November 2022 15:00 WIB
$detail['images_title']
gangguan ginjal akut (Foto: Freepik)

JURU Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr. Muhammad Syahril melaporkan, kurang lebih sudah selama 14 hari ini tidak ada penambahan kasus dan angka kematian akibat gangguan ginjal akut (GGA).

"Kita sangat bersyukur, sejak dua minggu yang lalu sampai sekarang, tidak ada lagi penambahan kasus gangguan ginjal akut,” ujar dr. Syahril dalam Webinar Perkembangan Penelitian Obat Mengandung EG dan DEG pada Kasus Gagal Ginjal Akut, Kamis (24/11/2022).

Ia juga menyebutkan saat ini, pasien yang dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) tinggal 11 orang.

“Jadi total ada 324 kasus tercatat di Kemenkes, dan dari 27 Provinsi. Saat ini yang masih dirawat tinggal 11 orang. Nah itu update terakhir, " lanjutnya.

Lebih lanjut, dr. Syahril juga mengonfirmasi tak ada lagi penambahan jumlah kematian akibat kasus gangguan ginjal akut ini, salah satunya karena penggunaan obat penawar GGA yaitu antidote Fomepizole.

“Kita berharap yang masih dirawat ada 11 orang pasien, terutama di RSCM ini bisa pulih setelah juga diberikan obat penawar," tutup dr. Syahril singkat.

BACA JUGA:Menkes Sebut Gangguan Ginjal Akut Sudah Selesai karena Kasus Turun Drastis

BACA JUGA:Kasus Gangguan Ginjal Akut, Orang Tua Korban Jiwa Singgung Keterlambatan Obat Fomepizole

(rpa)