Share

Calon Ibu Harus Tahu, Pemberian ASI Wajib Jadi Prioritas Utama

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 23 November 2022 23:45 WIB
$detail['images_title']
Ibu dan bayi (Foto: News mobile)

PARA calon ibu harus mendapatkan pengetahuan yang benar tentang tumbuh kembang anak. Hal ini penting guna mengantisipasi sejumlah hal yang tidak diinginkan. 

Dokter Spesialis Anak Siloam Hospitals Semarang, dr. Puni Oktisari Sp.A mengatakan, konsultasi secara berkelanjutan kepada dokter spesialis anak guna persiapan kehamilan dan proses kelahiran pertama merupakan hal penting bagi calon ibu.

 memberi ASI

"Konsultasi secara teratur membantu ibu hamil agar tetap fokus dalam menjalani masa kehamilan dan persiapan lahir. Banyak hal yang harus disiapkan calon ibu dan atau para orang tua. Misalnya keadaan lingkungan sekitar, seputar Air Susu Ibu (ASI) hingga kebutuhan nutrisi yang disampaikan disaat konsultasi", ungkap dr. Puni Oktisari Sp.A.

Ia mengingatkan agar nilai kemandirian pada tumbuh kembang anak harus diterapkan secara bertahap. "Hanya saja dalam prakteknya, pengawasan secara ekstra perlu dilengkapi, karena balita masih sangat bergantung terhadap orangtuanya."

Adapun asupan tambahan suplemen dengan rekomendasi dokter spesialis anak boleh saja diberikan, namun prinsip pemberian ASI asupan nutrisi yang seimbang dan empat sehat lima sempurna tidak dapat dikurangi dan akan selalu menjadi prioritas.

 BACA JUGA:5 Manfaat Baik Susu Almond Bagi Ibu Menyusui, Salah Satunya ASI Makin Banyak

Dokter Puni mengatakan, ASI tetap merupakan sumber gizi utama bayi yang belum dapat mencerna makanan padat. Air susu ibu diproduksi karena pengaruh hormon prolaktin dan oksitosin setelah kelahiran bayi. Air susu ibu pertama yang keluar disebut kolostrum atau jolong dan mengandung banyak immunoglobulin IgA yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan penyakit.

Menyusui bayi dari ibunya sendiri adalah cara yang paling umum untuk memperoleh ASI, tetapi ASI dapat dipompa dan kemudian disusui dengan botol bayi, cangkir dan/atau sendok, sistem tetes suplementasi, atau selang nasogastrik.

Menurutnya, pemberian ASI secara langsung kepada bayi merupakan hal terbaik meskipun pemberian ASI secara tidak langsung dapat dilakukan.

"Hanya saja ketika ASI disimpan, para ibu harus mengetahui caranya, melalui panduan yang akan disampaikan ketika melakukan konsultasi bersama dokter", tutur Puni yang merupakan seorang konselor laktasi ini.

1
2