Share

Vaksinasi Booster Dosis 2 Lansia, Lukman Sardi: Ini untuk Kebaikan Bersama

Kevi Laras, Jurnalis · Rabu 23 November 2022 15:30 WIB
$detail['images_title']
Lukman Sardi, (Foto: MPI/ Kevi Laras)

KEBIJAKAN Kementerian Kesehatan untuk memulai vaksin booster Covid-19 dosis kedua untuk kelompok lansia, disambut positif oleh aktor senior, Lukman Sardi.

Penetapan ini menjadi salah satu upaya untuk menambah sistem kekebalan (antibodi), dan melindungi orang lanjut usia, kelompok rentan sakit parah karena Covid-19 hingga mengakibatkan kematian.

Menurut Lukman Sardi, langkah pemerintah ini untuk kebaikan bersama.

"Apa yang diutamakan pemerintah dan tim kesehatan, untuk kebaikan. Jadi enggak ada niatan ini jadi jelek,” kata Lukman yang ditemui dalam acara MiYOSMART Lensa dengan Teknologi D.I.M.S untuk Terapi Myopia pada Anak di Jakarta, Rabu (23/11/2022).

Ia menambahkan, kebijakan vaksinasi booster kedua atau suntikan keempat Covid-19 untuk lansia ini juga pastinya diperoleh dengan proses panjang, sebelum akhirnya diterbitkan izinnya.

“Kalau kita lihat dari kesehatan, dari orang-orang ahli, mereka kan mempelajari bukan sekadar langsung begitu saja prosesnya," imbuh Lukman.

Sudah terbukti manfaatnya, Lukman mengajak masyarakat untuk segera mendapatkan vaksinasi Covid-19 lengkap. Mulai dari dosis primer (dua dosis pertama), booster pertama dan booster 2 (sementara untuk tenaga kesehatan dan lansia terlebih dahulu), demi bisa melindungi satu sama lain dan untuk kebaikan semua orang bersama.

"Ini bukan untuk diri sendiri ya, tapi buat bersama. Enggak ada salahnya kita booster, apa pun yang disarankan pemerintah dan tim kesehatan, karena ujungnya untuk kepentingan bersama," tandas Lukman

Sebagai informasi, kebijakan booster 2 untuk lansia tercantum dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/5565/2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Booster ke-2 Bagi Kelompok Lanjut Usia. Berlaku efektif sejak ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu pada tanggal 22 November 2022, dengan tujuh regimen kombinasi vaksin yang sudah mendapat izin BPOM RI dan rekomendasi dari ITAGI.

 BACA JUGA:Vaksin Inavac Sudah Dapat Izin BPOM untuk Jadi Booster, Minat Coba?

BACA JUGA:Pengobatan Favorit ketika Masuk Angin, Adakah Efek Samping dari Kerokan?

1
2