Share

Ini Bahaya Makan Kotoran Manusia seperti Sekte Penyembah Mayat di Thailand

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 23 November 2022 13:15 WIB
$detail['images_title']
salah satu mayat anggota sekte, (Foto: Viral Press-Mirror)

MEDIA sosial tengah digegerkan dengan berita viral tentang sekte penyembah mayat yang makan kotoran manusia.

Temuan sekte sesat ini berawal dari upaya polisi Thailand yang kala itu hendak menggusur bilik ilegal di dalam hutan provinsi Chaiyaphum pada Mei 2022.

Sebelum eksekusi dilakukan, polisi justru menemukan banyak mayat di dalam bilik bambu milik Thawee Nanra, sang ketua sekte. Pria berusia 75 tahun iyang dianggap 'Bapak Spiritual' oleh para pengikutnya tersebut. 

Mengutip The Guardian, ada 11 mayat yang ditempatkan di peti mati di bilik bambu tersebut. Berdasar keterangan media lokal Thailand, mayat-mayat itu diyakini adalah mayat para pengikut Thawee Nanra sendiri.

Berdasarkan hasil penelusuran lebih lanjut, para pengikut Thawee dilaporkan harus meminum air urin, mengonsumsi dahak dan kotoran manusia dari Thawee sebagai ketua sekte, karena diyakini bisa menyembuhkan penyakit dan membuat tubuh sehat.

 Tentu saja makan kotoran manusia, jauh dari kata sehat apalagi berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit. Sebab makan kotoran manusia sama saja mengonsumsi sesuatu yang terkontaminasi.

Dari laporan Illinois Poison Center, makan kotoran manusia yang secara alami mengandung bakteri yang biasa ditemukan di usus, seperti Campylobacter, E.coli hingga Salmonella bisa berdampak negatif pada kesehatan tubuh.

Melansir Healthline, Rabu (23/11/2022) yang sudah ditinjau secara medis oleh Debra Rose Wilson, Ph.D., MSN, seseorang yang makan kotoran manusia penuh bakteri di dalamnya bisa mengalami mual, diare, muntah, demam, terkena parasit dan virus contohnya hepatitis A dan hepatitis E, yang mana juga ditularkan melalui kotoran.

Tidak hanya itu, dampaknya bisa berkelanjutan menjadi menimbulkan gejala sepperti dehidrasi, diare berdarah (ada darah dalam tinja), tiba-tiba kesulitan bernapas, hingga menjadi kebingungan.

 BACA JUGA:Anak Zaskia Adya Mecca Terkena Pneumonia, Kenali Tanda Bahaya Penyakitnya!

BACA JUGA:Benarkah Penyakit TBC Lebih Bahaya Daripada Covid-19? Ini Kata Kemenkes!

1
2