Share

10 Faktor Risiko Darah Tinggi Seperti yang Diidap Ki Joko Bodo, Ada Diabetes dan Genetik

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 22 November 2022 15:00 WIB
$detail['images_title']
Darah tinggi, (Foto: Freepik)

ANAK almarhum mantan paranormal Ki Joko Bodo, Ayda Prasasti mengungkap sang ayah sebelum meninggal dunia pada hari ini, Selasa 22 November 2022, memang memiliki riwayat sakit darah tinggi.

Darah tinggi sendiri memang bukan jadi masalah kesehatan yang asing di masyarakat Indonesia. Seperti penyakit lainnya, darah tinggi juga hadir dengan sederet faktor risikonya. Faktor-faktor yang bisa meningkatkan peluang seseorang untuk akhirnya mengidap penyakit satu ini.

Apa saja faktor risiko dari darah tinggi atau biasa disebut hipertensi tersebut? Merangkum laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Selasa (22/11/2022) berikut paparannya.

1. Diabetes: Setidaknya 6 dari 10 pengidap diabetes juga memiliki tekanan darah tinggi. Penyakit gula menyebabkan gula menumpuk di dalam darah dan juga meningkatkan risiko penyakit jantung.

2. Pola makan tak sehat: Termasuk di dalamnya diet tak sehat yakni makan makanan terlalu tinggi sodium, terlalu rendah potasium, terlalu banyak makan natrium yang umumnya berasal dari makanan olahan dan restoran.

3. Malas gerak: Fisik yang tidak aktif dan jarang olahraga bisa meningkatkan faktor darah tinggi. Melakukan aktivitas fisik secara teratur membantu jantung dan pembuluh darah kitatetap kuat dan sehat, yang pada akhirnya bisa membantu menurunkan tekanan darah. Aktivitas fisik secara teratur juga dapat membantu kita bisa menjaga berat badan yang sehat, yang sekaligus membantu menurunkan tekanan darah dalam tubuh.

Follow Berita Okezone di Google News

4. Kegemukan: Dengan obesitas atau kelebihan berat badan juga berarti jantung Anda harus bekerja lebih keras untuk memompa darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Seiring waktu, ini dapat menambah tekanan pada jantung dan pembuluh darah.

5. Over konsumsi alkohol: Minum terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan tekanan darah. Maka dari itu, minum sewajarnya saja, untuk kaum wanita takarannya minum tidak lebih dari satu gelas sehari sedangkan pria tidak boleh minum lebih dari dua gelas sehari.

6. Merokok: Karena merokok bisa merusak jantung dan pembuluh darah. Nikotin meningkatkan tekanan darah, dan menghirup karbon monoksida yang dihasilkan dari merokok tembakau bisa mengurangi jumlah oksigen yang dapat dibawa oleh darah.

 BACA JUGA:Kenali Penyebab Darah Tinggi, Penyakit yang Sempat Diidap Ki Joko Bodo sebelum Meninggal

BACA JUGA:8 Kebiasaan Ini Dapat Mengatasi Gula Darah Tinggi,Salah Satunya Konsumsi Serat

7. Genetik dan riwayat keluarga.

8. Usia: Masuk dalam kategori faktor yang tak dapat dikendalikan, karena tekanan darah cenderung meningkat seiring bertambahnya usia.

9. Jenis kelamin: Secara jenis kelamin, disebutkan kalau kaum wanita punya peluang yang sama dengan pria untuk mengalami tekanan darah tinggi semasa hidupnya.

10. Ras atau etnis: Orang kulit hitam  disebut lebih sering mengalami tekanan darah tinggi daripada orang kulit putih, Hispanik, Asia, Kepulauan Pasifik, Indian Amerika, atau Penduduk Asli Alaska.

1
3