Share

Menjadi KLB di Indonesia, Benarkah Virus Polio Menular dari Manusia ke Manusia?

Vivin Lizetha, Jurnalis · Selasa 22 November 2022 10:39 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi sakit polio. (foto: Istimewa)

DIRJEN Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu menjelaskan bahwa polio adalah penyakit yang mengancam kelumpuhan total. Ketika satu kasus telah ditemukan, maka negara harus mengeluarkan status KLB untuk mencegah virus menyebar lebih luas di masyarakat.

"Tahun ini ada 1 kasus polio dilaporkan di Aceh. Satu kasus saja merupakan kejadian luar biasa," katanya saat konferensi pers virtual, belum lama ini.

virus polio menular

Dinyatakan KLB, lanjut Maxi, karena dampak dari penyakit polio sangat berbahaya itu kelumpuhan total. Ini terjadi karena virus polio menyerang sistem saraf, sehingga bisa melemahkan hingga mengecilkan otot pada manusia.

"Ancaman polio menjadi besar bila cakupan vaksinasi polio rendah. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan status polio saat ini adalah 'Public Health of International Concern' atau PHEIC, sama dengan status monkeypox," tambah pernyataan Kemenkes yang diterima MNC Portal, Senin (21/11/2022).

Dikutip dari mayo clinic, Meskipun polio menyebabkan kelumpuhan hingga kematian, orang yang terinfeksi virus ini seringkali tak menyadari terinfeksi virus tersebut.

Gejala awalnya juga hampir sama seperti penyakit pada umumnya. Seperti flu, demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, muntah kelelahan, nyeri otot, hingga kaku lengan dan kaki.

Untuk penularannya sendiri terjadi melalui kontak langsung dengan orang yang membawa virus polio. Tak jarang juga lewat makanan dan air yang terkontaminasi.

Orang yang membawa virus polio dapat menyebarkan virus selama berminggu-minggu melalui kotorannya. Orang yang memiliki virus tetapi tidak memiliki gejala dapat menularkan virus kepada orang lain.

Menurut Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu, hingga saat ini belum ada obat polio, pencegahan hanya bisa dilakukan dengan imunisasi.

"Untuk pencegahan, satu-satunya cara cuma imunisasi dengan vaksin polio," kata Maxi dalam keterangan virtualnya, belum lama ini.

1
3