Share

Kemenkes Gerak Cepat Turunkan Nakes dan Logistik Kesehatan untuk Korban Gempa Cianjur

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 22 November 2022 15:40 WIB
$detail['images_title']
korban gempa Cianjur, (Foto: Antara)

MENANGANI para korban gempa bumi Senin 21 November 2022 yang terjadi di Cianjur dan sekitarnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI diketahui langsung menurunkan para tenaga kesehatan dan logistik kesehatan.

Mengutip laman Sehat Negeriku, Selasa (22/11/2022) Kemenkes sudah memobilisasi sejumlah tenaga kesehatan dari berbagai bidang, mulai dari bidang kedokteran dan tenaga kesehatan (Biddokes) 22 tenaga kesehatan dan satu unit ambulans; dari Kantor Kesehatan Pelabuhan, 26 tenaga kesehatan dan tiga mobil ambulans.

Selain itu, RSUP Hasan Sadikin Bandung juga bersiap mengirimkan tim dan menyiapkan UGD untuk melayani pasien dari Cianjur. Ditambah dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yakni tiga orang dokter spesialis bedah, satu tim medis dan satu mobil ambulans. Begitu juga Perhimpunan Ahli Bedah Ortopedi Indonesia (PABOI), yang sudah menerjunkan tiga dokter spesialis bedah ortopedi serta 5 orang petugas PSC (Public Safety Center) 119.

Dari keterangan Juru Bicara Kemenkes RI, dr. Muhammad Syahril gempa dengan kekuatan magnitudo 5.6 di darat dengan kedalaman 10 Km ini mengakibatkan korban luka serta meninggal di Kabupaten Cianjur, ditambah dengan para korban luka di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor.

Catatan data BPS Kabupaten Cianjur per Senin 21 November 2022, ada sekitar 169 ribu orang terdampak akibat gempa, dan sekira 5 ribuan orang pengungsi yang tersebar di beberapa titik.

Tidak hanya itu, dr. Syahril mengungkap gempa yang sama juga mengakibatkan kerusakan di beberapa fasilitas kesehatan.

“Terdapat kerusakan di sejumlah fasilitas pelayanan Kesehatan. Saat ini masih dalam pendataan Kemenkes,” ujar dr. Syahril.

Tidak hanya para tenaga kesehatan, kebutuhan logistik kesehatan seperti tenda rangka ukuran 6×12 meter, velbed, kit operasional HEOC, obat-obatan, masker, masker anak, APD, oksigen konsentrator, antigen kit, emergency kit, handscoon, body bag, pampers dewasa dan anak, paket kesling, family kit juga disebut Kemenkes sudah mereka mobilisasi.

Dalam penangannya, para korban gempa Cianjur dirujuk ke berbagai rumah sakit sesuai dengan prosedur triase penanggulangan kegawatdaruratan. Bagi korban luka ringan danbisa dilakukan rawat jalan perawatannya dilakukan di Rumah Sakit Cimacan dan Rumah Sakit Dr. Hafiz.

Sementara pasien dengan kondisi luka sedang ditangani di Rumah Sakit Bhayangkara dan RS Lapangan TNI. Sementara pasien yang memerlukan pengobatan dengan segera karena kondisi yang kritis dan membutuhkan operasi besar, dirujuk ke tiga rumah sakit, Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, RSUD Kota Bogor, dan RS Sukabumi.

 BACA JUGA: 14 Kasus Gagal Ginjal Akut Dirawat di RSCM, Kemenkes: Tidak Ada yang Komorbid!

BACA JUGA:Kemenkes Tegaskan Vaksin Polio Aman dan Efektif, Orangtua Jangan Termakan Hoaks!

1
2