Share

Masyarakat Gelisah Kapan Pandemi Covid-19 Usai, Ahli Epidemiologi UI Beri Saran

Kevi Laras, Jurnalis · Selasa 22 November 2022 13:00 WIB
$detail['images_title']
Covid-19, (Foto: Reuters/Ajeng Dinar Ulfiana)

JELANG tiga tahun pandemi Covid-19, tanda-tanda pandemi sudah bisa dinyatakan selesai memang belum juga terlihat. Justru saat ini, masa menjelang akhir tahun kasus harian positif Covid-19 di Indonesia terus mengalami kenaikan.

Meningkatnya angka kasus, dibarengi dengan munculnya varian terbaru, XBB ini pun memicu rasa khawatir masyarakat. Hal ini juga buat masyarakat mulai resah dan gelisah sekaligus bertanya-tanya, kapan sih kira-kira pandemi Covid-19 ini bisa selesai?.

Terkait keresahan dan kejenuhan masyarakat akan pandemi ini, Ahli Epidemiologi UI, Prof. dr. Pandu Riano menyampaikan perlu ada langkah-langkah untuk bisa mengakhiri pandemi. Langkah ini disebu sesuai dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Berikut paparan singkatnya untuk bisa menyelesaikan pandemi Covid-19 , sebagaimana dijelaskan Prof. Pandu dalam Seminar Publik Dukung Vaksinasi Booster, Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku di Jakarta, Selasa (22/11/2022).

1. Komunikasi: Mengkomunikasikan risiko melalui sosial, kepada masyarakat bahwa pandemi Covid-19 masih ada.

2. Booster: Giat melakukan vaksinasi Covid-19 hingga dosis ketiga, Booster agar cakupan vaksinasi semakin luas. Semakin banyak juga orang yang lebih terlindungi.

3. Pelayanan kesehatan: Memastikan aspek sistem pelayanan kesehatan dari hulu sampai hilir.

4. Mempersiapkan antisipasi: Selalu mempersiapkan sederet persiapan untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan kasus.

5. Tindakan pencegahan dan pengendalian Covid-19 secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Sebagai informasi, berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI per Senin 21 November 2022, pada kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia bertambah hingga 4.306 kasus. Sehingga akumulasi positif Covid-19 saat ini sebanyak 6.612.673 kasus, angka kematian bertambah 43 orang. Sehingga total korban meninggal menjadi 159.422 orang.

 BACA JUGA:28 November, Kemenkes Gelar Vaksinasi Polio Serentak di Aceh

BACA JUGA:Update Kasus Covid-19 yang Semakin Ngegas, Menkes: Varian XBB di Batam Sudah 80 Persen

1
2