Share

Prediksi Puncak Kasus Covid-19 Subvarian XBB, Ini Kata Menkes!

Kevi Laras, Jurnalis · Senin 21 November 2022 11:05 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi. (foto: Istimewa)

KASUS Covid-19 di Indonesia kembali mengalami kenaikan dan dibarengi angka kematian. Per Senin (21/11/2022) diketahui ada penambahan kasus sekitar 5.172. Sedangkan pasien meninggal bertambah sekitar 31 kasus.

Dalam sebuah kesempatan, Menteri Kesehatan BUdi Gunadi Sadikin menyampaikan ada 60 persen kasus harian yang disebabkan subvarian XBB dan BQ.1. Kondisi ini diprediksi akan mencapai puncak tidak lama lagi.

 Update Covid-19

Hingga saat ini, DKI Jakarta masih menjadi provinsi tertinggi penyumbang kasus harian Covid. Terhitung pada Minggu (20/11/2022) diketahui ada sekitar 2.373 kasus penambahan baru Covid-19.

Menurut Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, sub varian baru Omicron XBB menjadi penyebab kembali melonjaknya kasus Covid-19 di Jakarta. "Ya berbagai faktor salah satunya adanya varian baru," ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti saat dikonfirmasi wartawan, beberapa waktu lalu.

Sedangkan di daerah Batam, Provinsi Kepulauan Riau, terjadi peningkatan kasus sebanyak 80 persen. Namun dalam hal ini Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin belum bisa memastikan penyebab kenaikan kasus itu adalah subvarian XBB.

"Batam tuh XBB-nya sudah tinggi sekali tuh, mungkin sudah 70-80 persen. Nah sekarang tinggal saya lihat nih, Batam dalam seminggu-dua minggu ini flattening apa enggak, kalau Batam itu flattening, artinya benar," jelas Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kementerian Kesehatan, pada Jumat (18/11/2022)

Kendatinya, ia bercermin dengan kasus sebelumnya. Kenaikan kasus terjadi karena didominasi oleh varian BA4 dan BA5, yang sudah lebih dari 90 persen.

"Begitu dia sudah sampai 90 persenan, varian baru mendominasi dari total varian yang kita genome sequence, artinya peak-nya sudah sampai. Memang pengalaman kita di negara lain, XBB di Singapore, BQ.1 di Eropa sama Amerika, dia naiknya cepat tapi turunnya juga cepat," jelas Budi

1
2