Share

Kisah Bocah Idap Actinic Prurigo, Alergi Sinar Matahari Bikin Melepuh

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 21 November 2022 08:00 WIB
$detail['images_title']
Sophie Gray, (Foto: Ronald McDonald House-NY Post)

SINAR matahari merupakan sumber vitamin D alami yang bisa didapat oleh manusia. Kekurangan vitamin D, bisa berdampak bagi kesehatan.

Tapi tak semua orang bisa terkena sinar matahari, bahkan ada orang yang ternyata alergi terhadap sinar matahari. Contohnya bocah kecil bernama Sophie Gray, yang baru berusia 11 tahun satu ini.

Sophie Gray diketahui baru berusia delapan minggu, ketika dia didiagnosis menderita sleep apnea dan harus menggunakan oksigen sejak dia lahir. Gadis kecil ini baru bisa hidup tanpa oksigen selama tiga minggu terakhir.

Dikisahkan oleh sang ibu, Kate tantangan kondisi kesehatan Sophie bertambah saat dirinya berusia 5 tahun (tahun 2016). Gadis kecil berambut pirang itu tiba-tiba mengalami kondisi kulit seperti eksim. Saat itu, keluarga mengira membawa Sophie ke pantai air asin akan memperbaiki kondisi kulitnya.

 BACA JUGA:Pemeran Wanita Video Porno Kebaya Merah Diduga Idap Kepribadian Ganda, Apa Itu?

BACA JUGA:Idap Tiroid, Jessica Iskandar Putar Otak untuk Cukupi ASI Sang Buah Hati

Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Alih-alih mereda dan sembuh, di kulit Sophie muncul ruam dalam bentuk lepuh kecil. Kate lalu membawa Sophie periksa ke dokter, dan ternyata anaknya tersebut mengidap alergi sinar matahari.

“Sophie didiagnosis menderita actinic prurigo yang merupakan alergi terhadap UV. Jadi, pada dasarnya ia alergi terhadap matahari,” kata Kate, dilansir dari New York Post, Senin (21/11/2022).

Sejauh ini belum-tidak ada obat untuk mengatasi prurigo aktinik yang diidap Sophie. Kondisi Sophie hanya bisa dikelola agar tak semakin memburuk dengan fototerapi, obat yang dirancang untuk mengeraskan kulit dan membuatnya tidak peka terhadap sinar matahari.

1
2