Share

Benarkah Wanita Tak Perawan Bisa Dilihat dari Kulitnya? Ini Faktanya!

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 21 November 2022 04:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi. (foto: Unsplash)

KEPERAWANAN tak melulu berhubungan dengan selaput dara. Kenyataannya, tes keperawanan pun tidak bisa memberikan informasi mengenai perawan atau tidaknya seorang wanita. Bahkan, dokter ginekologi pun tidak dapat mengetahui keperawanan wanita hanya dengan melakukan prosedur ini.

Pasalnya, struktur dan elastisitas selaput dara pada tiap wanita berbeda-beda, serta hymen bisa berubah seiring bertambahnya usia.

 ciri perempuan sudah tak perawan

Beberapa wanita mungkin memiliki selaput dara yang lebih kuat sehingga bisa meregang dan tidak mudah robek dan berdarah. Sementara yang lain mungkin memiliki hymen yang mudah robek karena aktivitas seperti olahraga, berkuda, atau terjatuh.

Bahkan, ada sebagian wanita yang tidak memiliki selaput dara sama sekali. Namun menurut Time of India, ada beberapa ciri perempuan sudah kehilangan keperawanannya. Berikut ulasannya untuk Anda.

1. Payudara lebih kencang

Selama dan setelah berhubungan seks, jaringan di payudara membengkak dan pembuluh darah melebar sehingga payudara menjadi lebih kencang. Tapi, ini kembali normal setelah berhubungan seks dan hanya bersifat sementara.

2. Puting lebih sensitif

Begitu mulai menikmati seks, tubuh mengalami berbagai pengalaman baru. Sirkulasi darah di sekitar puting meningkat dan ketegangan otot meningkat sehingga membuat puting lebih lembut dari biasanya.

3. Perubahan vagina

Elastisitas vagina berubah setelah mulai berhubungan seks. Karena vagina masih terbiasa dengan aktivitas baru yang telah diperkenalkan ke tubuh, perlu beberapa waktu agar vagina terbiasa dengan penetrasi. Namun, ini menjadi lebih baik seiring berjalannya waktu. Bahkan bagaimana vagina melumasi dirinya sendiri akan berubah selama periode waktu tertentu.

4. Kulit lebih bercahaya

Ya, Anda tak salah baca. Ini sebenarnya adalah salah satu manfaat yang tersembunyi namun benar-benar luar biasa dari kehilangan keperawanan. Saat Anda berhubungan seks untuk pertama kalinya, hal itu mungkin berdampak langsung pada wajah, terutama jika aktivitas tersebut diakhiri dengan orgasme. Logikanya sederhana, ketika berhubungan seks, itu meningkatkan sirkulasi darah yang membantu memompa oksigen ke kulit. Membuat cahaya surgawi dan awet muda. Juga, ketika berhubungan seks, otak melepaskan hormon bahagia seperti Serotonin dan Oxycontin, yang membantu mengurangi tingkat stres dan membuat Anda merasa rileks. Hasil? Anda mendapatkan kulit yang tampak lebih jernih dengan cahaya yang menyala dari dalam.

 

5. Klitoris dan rahim tahu kapan ia harus mengembang

Ketika dalam posisi terangsang, klitoris akan membengkak dan rahim akan naik sedikit. Setelah beberapa waktu, tubuh akan terbiasa dengan seks dan setiap kali terangsang, klitoris dan rahim yang tidak aktif akan mengalami transformasi ini dan kembali normal setelah tindakan.

1
2