Share

Sering Infeksi hingga Muntah, 5 Tanda Tubuh Telah Keracunan Zinc

Kiki Oktaliani, Jurnalis · Senin 21 November 2022 09:00 WIB
$detail['images_title']
muntah jadi salah satu tanda overdosis zinc, (Foto: Freepik)

ZINC salah satu mineral yang memiliki peran penting di dalam tubuh, dalam memenuhi kebutuhan tersebut zinc untuk tubuh kita harus mengonsumsi makanan yang mengandung zinc, karena tubuh tidak memiliki kandungan satu ini. Misalnya daging, ikan, makanan laut, hingga tiram mengandung jumlah tertinggi.

Meski penting untuk tubuh, tapi jika asupannya berlebihan, maka tetap bisa mengakibatkan keracunan zinc, yang biasanya terjadi dari suplemen makanan, termasuk multivitamin, atau konsumsi produk rumah tangga yang mengandung zinc secara tidak sengaja.

Apa saja tanda jika seseorang sudah mengalami keracunan zinc? Dilansir dari Healthline, Senin (21/11/2022), berikut 7 tanda dan gejala potensial dari overdosis zinc.

1. Mual dan muntah: Dari studi tahun 2012 menunjukkan peserta studi yang menerima zinc memiliki risiko mual 64 persen lebih tinggi daripada orang dalam kelompok lainnya. Sudah muntah bukan berarti tubuhdapat "menyingkirkan" jumlah seng yang beracun. Tetap dibutuhkan perawatan medis masih untuk mengobati keracunan zinc dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

2. Sakit perut dan diare: Keracunan zinc juga dapat menyebabkan sakit perut dan diare. Hal ini karena, saat jumlah zinc yang berbahaya dikonsumsi, bisa memicu terjadinya iritasi usus dan pendarahan gastrointestinal. Jika melihat tanda-tanda pendarahan di usus, seperti muntah darah atau kotoran berwarna hitam, segera dapatkan bantuan medis.

 BACA JUGA:30 Provinsi di Indonesia Berisiko Tinggi Penyakit Polio, Ini 2 Faktor Penyebabnya!

BACA JUGA:Cara Mengobati Penyakit Lupus, Konsumsi Obat hingga Ubah Gaya Hidup

3. Gejala seperti flu: Paparan zinc yang juga bisa terjadi di tempat kerja industri, terutama tipe pekerjaan yang melibatkan pengerjaan logam (pengelasan dan penyolderan) Pekerja yang menghirup asap logam tertentu mungkin saja menghirup seng dalam jumlah yang beracun. Menghirup uap zinc dapat menyebabkan gejala mirip flu, seperti demam, menggigil, batuk, sakit kepala, dan kelelahan.

4. Kolesterol baik jadi rendah: Kolesterol HDL (baik) menurunkan risiko penyakit jantung dengan membersihkan kolesterol dari sel tubuh. Ini mencegah penumpukan plak yang menyumbat arteri.Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi zinc dalam jumlah yang lebih tinggi, daripada seharunya bisa berdampak pada tubuh yang menyebabkan HDL jadi rendah. Mengonsumsi zinc dalam jumlah standar, justru terbukti menurunkan kolesterol LDL (jahat) dan meningkatkan kolesterol HDL (baik)

5. Sering infeksi: Zinc punya peran penting dalam fungsi sistem kekebalan tubuh, dan kekurangan zinc bisa mempengaruhi fungsi sistem imunitas tubuh. Namun, terlalu banyak zinc dapat menekan respons kekebalan tubuh kita loh! Dalam penelitian tabung reaksi, kelebihan zinc mengurangi fungsi sel T, sejenis sel darah putih.

Sel T memainkan peran kunci dalam respons kekebalan, dengan menempel dan menghancurkan patogen berbahaya. Artinya, terlalu banyak zinc justru bisa mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi.

1
2