Share

Jarang Disadari, Kenali Tahapan Gejala Polio hingga Sebabkan Kelumpuhan

Kevi Laras, Jurnalis · Minggu 20 November 2022 19:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi. (foto: istimewa)

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) telah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) untuk penyakit polio. Hal ini didasarkan penemuan satu kasus di Aceh.

Melihat ini Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim bahwa KLB sudah diprediksikan sebelumnya. Sebab cakupan vaksinasi untuk Polio memang rendah di beberapa daerah Indonesia, seperti Aceh.

 polio

"Sebetulnya ini sesuai dengan prediksi bahwa ketika cakupan imunisasi menurun. Vaksinasi ini semakin menurun maka penyakitnya akan semakin menular," jelas Ketua IDAI dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K) dalam Pekan Ilmiah Tahunan IDAI di Jakarta, Minggu (20/11/2022).

Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi, selain cakupan imunisasi Polio yang rendah, didapati faktor perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) penduduk masih kurang. Maxi mengatakan masih ada penduduk menerapkan BAB terbuka di sungai.

Meskipun tersedia toilet, lubang pembuangan langsung mengalir ke sungai. Sementara air sungai dipakai sebagai sumber aktivitas penduduk termasuk tempat bermain anak-anak, mencuci, dan lain-lain.

Kebanyakan orang terinfeksi polio, hampir 90 persen diketahui tidak memiliki gejala atau sangat ringan bahkan biasanya tidak dikenali. Seperti demam, kelelahan, sakit kepala, muntah, kekakuan di leher dan nyeri di tungkai.

Sementara satu kasus di Aceh juga dikatakan mengalami gejala ringan seperti demam dan lesu. Saat ini diketahui kondisinya mengalami kelumpuhan pada satu kakinya.

Anak tersebut mengalami pengecilan di bagian otot paha dan betis kiri, juga tidak memiliki riwayat imunisasi, tidak memiliki riwayat perjalanan kontak dengan pelaku perjalanan.

"Tapi anak ini saya lihat kondisinya kemarin bisa jalan meskipun tertatih-tatih, cuman tidak ada obat nanti tinggal di fisioterapi untuk mempertahankan masa ototnya,” ungkap Dirjen Maxi.

Sehubungan dengan itu, Maxi mengimbau agar masyarakat segera melakukan imunisasi untuk anak. Penyakit Polio sangat berbahaya karena menyebabkan kelumpuhan dan tidak ada obatnya, namun mudah dicegah dengan imunisasi polio lengkap dan imunisasi rutin.

1
2