Share

Apa Saja Bahaya Cupang di Leher? Bisa Picu Stroke

Rina Anggraeni, Jurnalis · Sabtu 19 November 2022 07:20 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Bekas Ciuman (Foto: Corbis)

APA saja bahaya cupang di leher menarik untuk diulas. Cupang hanyalah memar terbentuk saat seseorang mengisap atau mencium ringan permukaan kulit orang lain.

Biasanya, cupang muncul pada area halus kulit saat Anda melakukan foreplay.bersama pasangan. Hal ini dilakukan sebagai cara untuk menandai ketertarikan.

Cupang, atau gigitan cinta seperti beberapa orang menyebutnya, adalah memar kecil yang tertinggal selama berhubungan cinta. Walaupun tanda-tanda ini bisa memalukan, atau bahkan traumatis, secara fisik tidak berbahaya. Cupang bisa disebut eritema nodosum . Ini menjadi gejala sejumlah penyakit sistemik.

Berikut apa saja bahaya cupang di leher dikutip Bustle:

1. Herpes

Herpes

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, 3,7 miliar orang di bawah usia 50 tahun memiliki HSV-1, atau yang biasa dikenal dengan herpes mulut. Nah penyebaran Herpes ini ternyata bisa melewatan gigitan cupang di leher.

Itu juga sangat mudah menular sehingga Anda bahkan tidak perlu kontak mulut ke mulut untuk menyebarkannya tapi virus bisa hadir melewati rongga kulit yang memar.

2. Stroke

Sangat jarang cupang memiliki efek fatal pada kesehatan. Tetapi ada beberapa kejadian di mana gigitan cinta mengilhami serangkaian peristiwa medis yang berubah.

Pada tahun 2011, seorang wanita Selandia Baru menderita stroke akibat cupang.Tidak hanya kasus di tahun 2011, pada 2016 seorang wanita mengalami pecahnya pembuluh darah. Sebab, adanya gumpalan darah di lehernya, yang menyebabkan stroke, dan menyebabkan kelumpuhan lengan kirinya.

Dan pada tahun 2016, seorang anak berusia 17 tahun di Meksiko meninggal karena stroke setelah cupang. Menurut laporan lokal, cupang menciptakan gumpalan darah yang mengalir ke otak dan memicu kejang. Insiden itu adalah stroke fatal pertama yang dilaporkan akibat cupang. Inilah mengapa cupang bisa berbahaya, meskipun kasus ekstrem seperti itu jarang terjadi.

3. Memar

Bagian tubuh yang mengalami memar tersebut akan terasa nyeri akibat cupang. Kendati demikian, memar bekas cupang ini tidak memiliki bahaya serius. Hanya itu tadi, Anda akan merasakan nyeri selama memar tersebut belum hilang. Bahaya ciuman cupang yang satu ini biasanya akan hilang dalam beberapa minggu.

(RIN)

1
2