Share

Penjelasan Medis Bagaimana Proses Kematian Akibat Kelaparan

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Minggu 20 November 2022 04:08 WIB
$detail['images_title']
Merasa kelaparan (Foto: ist)

DIKETAHUI selama ini manusia hanya mampu bertahan hidup seminggu tanpa makan dan minum. Akan lebih parah jika seseorang punya komorbid dan mengharuskannya mengonsumsi obat-obatan rutin setiap hari.

Jika orang tidak makan dan minum berhari-hari makan akan berbahaya bagi kesehatan tubuhnya, bahkan bisa berakibat kematian.

 kelaparan

Menjadi pertanyaan sekarang, bagaimana proses kematian yang terjadi pada tubuh yang tidak mendapat asupan makanan dan minuman sama sekali?

Praktisi Klinis Prof Ari Fahrial Syam menerangkan, proses kematian akibat tidak makan dan minum dalam beberapa hari dapat dijelaskan secara ilmiah.

 BACA JUGA:Viral Tukang Becak Lemas Akibat Kelaparan Parah, Simak Bahayanya!

"Jadi, kelaparan yang berkepanjangan dapat mengakibatkan kerusakan serius pada organ tubuh dan mental seseorang," katanya melalui pesan singkatnya.

Ketika tubuh defisit asupan energi, kata Prof Ari, tubuh mengonsumsi cadangannya sendiri untuk menjaga glukosa darah, bahan bakar utama tubuh.

Jadi, tubuh pertama-tama akan menggunakan cadangan lemak. Kemudian tubuh mulai menggunakan otot dan jaringan organ untuk menghasilkan energi. Kekurangan garam dan vitamin juga semakin memperburuk kondisi tubuh.

"Selama tidak makan dan minum, selain penurunan berat badan, gejala umum penyerta akan bermunculan," terangnya.

1
2