Share

Angka Kasus Positif Covid-19 Meroket Terus, Ahli Epidemiologi: Genjot Testing dan Tracing di Masyarakat!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 18 November 2022 16:08 WIB
$detail['images_title']
Testing Covid-19 (Foto: Reuters)

KEMENTERIAN Kesehatan RI mencatat, per Kamis 17 November 2022, angka kasus positif harian Covid-19 mencapai 7.822 kasus. Kembali meroketnya kasus positif harian ini tidak boleh dianggap sebelah mata, dan dianggap jadi sesuatu hal yang biasa termasuk oleh masyarakat.

Selain penyebaran virus yang makin masif di tengah masyarakat, masyarakat mulai abai protokol kesehatan, dan virus penyebab infeksi Covid-19 yang masih ada. Meroketnya kasus baru positif Covid-19 ini juga menjadi alarm tanda peringatan bahaya.

Disampaikan Ahli Epidemiologi Griffith University Australia, Dicky Budiman melaporkan bahwa secara global bukan hanya varian XBB yang jadi ancaman sekarang, tapi juga dua varian lainnya, BQ.1 dan CH.1.1.

"Pada Oktober 2022 sudah ditemukan subvarian CH.1.1 yang memiliki kemampuan hampir setara dengan BQ.1," terang Dicky saat dihubungi oleh MNC Portal, Jumat (18/11/2022).

"Jadi, gelombang (baru) yang sedang dan akan terjadi ini merupakan akibat gabungan beberapa subvarian, selain BA.5 dan varian lain yang masih ada," tambahnya.

Kemunculan beberapa subvarian Covid-19 yang baru, termasuk XBB, BQ.1, hingga CH.1.1 menurut Dicky perlu ditangani serius oleh pemerintah untuk menjamin penyebaran virus tidak semakin masif di masyarakat. Terlebih di periode akhir tahun seperti sekarang, masa ketika aktivitas dan mobilitas masyarakat cenderung meningkat salah satunya karena masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Ia mengimbau pemerintah, termasuk Kementerian Kesehatan untuk menggenjot upaya testing dan tracing di masyarakat.

"Testing dan tracing, serta identifikasi adanya subvarian yang belum terdeteksi perlu dimasifkan lagi. Tujuannya ya untuk memutus rantai penyebaran virus di masyarakat," saran Dicky.

 BACA JUGA:Virus Covid-19 Terus Bermutasi, Ahli: Vaksin Perlu Diperbarui!

BACA JUGA:Jokowi Godok Kerjasama Pengembangan Vaksin Covid-19 dengan China

1
2