Share

Wanita Rentan Alami Melasma, Bagaimana Cara Mengobatinya?

Kiki Oktaliani, Jurnalis · Kamis 17 November 2022 09:00 WIB
$detail['images_title']
Melasma, (Foto: Freepik)

BAGI sebagian orang, melasma mungkin belum terlalu familiar di telinga. Secara medis, melasma termasuk dalam kondisi kulit.

Melasma merupakan kondisi kulit yang menyebabkan munculnya bercak, biasanya di wajah, yang lebih gelap dari warna kulit seseorang.

Melasma umumnya muncul di kulit orang-orang yang memiliki warna kulit coklat muda hingga warna kulit lebih gelap, terutama di daerah dengan paparan sinar matahari yang tinggi. Jika dibandingkan dengan pria, disebutkan bahwa kaum wanita sangat rentan mengalami melasma yang bisa muncul sebagai bercak coklat di wajah, terutama di pipi, batang hidung, dan dahi.

Nah, apa saja sih pilihan treatment untuk mengobati melasma tersebut? Melansir dari Medical News Today, Kamis (17/11/2022) simak paparannya di bawah ini.

1. Hydroquinone: Pengobatan yang sering dipilih oleh para dokter, hydroquinone sebagai pengobatan lini pertama untuk melasma. Hydroquinone biasanya dalam bentuk lotion, krim, atau gel yang langsung dioleskan ke kulit yang berubah warna atau tak rata. Ini bekerja dengan mencerahkan warna bercak kulit tersebut.

2. Kortikosteroid dan tretinoin: Hadir dalam bentuk krim, lotion, atau gel. Kortikosteroid dan tretinoin dapat membantu mencerahkan warna tambalan melasma.

Follow Berita Okezone di Google News

3. Krim kombinasi: Dalam beberapa kasus, dokter kulit bisa saja meresepkan krim kombinasi yang mengandung hidroquinon, kortikosteroid, dan tretinoin menjadi satu sebagai pengobatan.

4. Obat topikal tambahan: Sebagai alternatif krim obat lainnya, dokter kulit juga dapat meresepkan asam azelaic atau asam kojic, yang memiliki fungsi untuk mencerahkan area kulit yang gelap.

5. Prosedur medis: Menjadi pilihan pengobatan saat pemakaian obat topikal tidak berhasil, dokter kulit umumnya bisa merekomendasikan prosedur seperti mikrodermabrasi, chemical peel, perawatan laser, terapi cahaya, dermabrasi yang memang ada efek sampingnya. Maka dari itu, penting untukkonsultasi kepada dokter kulit terlebih dahulu soal efek samping dan risikonya.

Jika Anda tengah atau pernah mengalami melasma sebelumnya, disarankan untuk menghindari faktor pemicunya dengan membatasi paparan sinar matahari, memakai topi saat di luar rumah (sebagai pelindung) dan selalu memakai tabir surya atau sunscree setiap kali beraktivitas terutama di ruang terbuka.

 BACA JUGA:Kena Kencing Nanah Karena Sering Seks Bebas, Begini 4 Cara Mengobatinya!
 

BACA JUGA:7 Tips Mengobati Sakit Tenggorokan, Salah Satunya Konsumi Madu

1
2