Share

Digugat KKI karena Kasus Obat Sirop Tercemar, BPOM: Silakan Saja!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 17 November 2022 16:57 WIB
$detail['images_title']
Kepala BPOM RI, Penny Lukito (Foto: Tangkapan layar Zoom)

KOMUNITAS Konsumen Indonesia (KKI) diketahui melayangkan gugatan terhadap Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI terkait kasus obat sirop tercemar dan kematian ratusan anak akibat gangguan ginjal akut.

Ketua Komunitas Konsumen Indonesia, David Tobing kala itu mengungkapkan sudah mengirimkan somasi berupa surat keberatan kepada BPOM yang ditembuskan kepada Presiden RI Joko Widodo.

Beberapa hal terkait somasinya, BPOM RI sebagai lembaga otoritas pengawas obat dan makanan dinilai telah lalai melakukan pengawasan pada pre-market dan post-market control, hingga soal pembohongan publik.

Menanggapi gugatan yang dilayangkan KKI tersebut, Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito mempersilakan saja tindakan dari KKI tersebut.

"Silahkan saja berproses, tentunya kami akan menjawab,’” jawab Penny, dalam konferensi pers BPOM RI Kamis (17/11/2022).

Ia menambahkan, kontra seperti ini merupakan hal yang sudah biasa terjadi.

“Dalam hal seperti ini, sudah biasa ada hal tersebut," sambung Penny.

Penny menerangkan, pihak BPOM akan berdiskusi dengan Kejaksaan Agung sebagai pengacara pemerintah terkait masalah ini.

"Tentunya Kejaksaan Agung akan membantu BPOM untuk menjelaskan sejelas-jelasnya masalah ini," tutupnya singkat.

Sebagai informasi, KKI mengajukan gugatan dengan nomor perkara 400/G/TF/2022/PTUN JKT dan dilayangkan pada 11 November 2022. Sikap BPOM sebagai lembaga yang berwenang dalam menangani kasus ini, dianggap KKI bisa membahayakan masyarakat. Selain itu BPOM juga dinilai tak menjalankan kewajiban, tugasnya untuk mengawasi peredaran obat sirop dengan baik.

KKI pun menyayangkan keputusan BPOM untuk melimpahkan kewajibannya dalam melakukan pengujian obat sirup kepada industri farmasi. Hal tersebut dinilai sebagai tindakan yang melanggar asas umum pemerintahan yang baik, yakni asa profesionalitas.

 BACA JUGA:Bantah Kecolongan Soal Obat Sirop Tercemar, BPOM: Ada Pihak Lain Terlibat

BACA JUGA:BPOM: Harga dan Kelangkaan Bahan Baku, Penyebab Obat Sirop Tercemar EG dan DEG

1
2