Share

Soroti Covid-19 Varian XBB di Jawa Barat, Ridwan Kamil Genjot Penanganan Maksimal

Agung Bakti Sarasa, Jurnalis · Kamis 17 November 2022 16:15 WIB
$detail['images_title']
Ridwan Kamil, (Foto: Dok-Okezone)

MUTASI terbaru dari Omicron, varian XBB yang kasusnya sudah masuk ke Indonesia dan bahkan sudah ada kasusnya di Jawa Barat, mau tak mau jadi sorotan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Seiring munculnya varian XBB baru ini, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil tersebut memastikan Pemprov Jabar terus menggiatkan penanganan Covid-19.

Ridwan Kamil memastikan, Pemprov Jabar menggenjot penanganan maksimal untuk menekan penularan subvarian Omicron tersebut, mulai dari pemantauan di berbagai fasilitas kesehatan hingga menggenjot vaksinasi.

"Semua jadi perhatian khusus, semua akan dianalisa (Covid-19 varian XBB). Tapi harus ingat, kita menyuntik vaksin Covid-19 ini, Indonesia sudah lebih dari 400 juta dosis," kata Ridwan Kamil di Bandung, Kamis (17/11/2022).

Salah satu upaya penanganan yang tengah dilakukan yaitu mengoptimalkan pemantauan kasus Covid-19 di berbagai fasilitas kesehatan, mulai puskesmas hingga rumah sakit yang tersebar di Jawa Barat.

"Kalau peningkatan rumah sakitnya tinggi, biasanya ada varian yang tidak bisa kita prediksi. Tapi kalau di rumah sakit kasus perawatannya rendah, itu masih sama dengan nama-nama varian lain," imbuhnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar memastikan bahwa kasus Covid-19 varian XBB yang ada di Jabar sudah tertangani dengan baik. Diketahui dua dari tiga orang pasien Covid-19 XBB, masing-masing dari Bogor dan Bandung yang terdata di Jabar, saat ini sudah dinyatakan sembuh.

"Sudah sembuh, dua orang pasien asal Bogor itu kini sudah dinyatakan sembuh," ungkap Ketua Tim Survailance dan Imunisasi Dinkes Jabar, Dewi Ambarwati.

Sedangkan untuk pasien dari kota Bandung, pasien tersebut belum terdata di sistem new all record (NAR) Kementerian Kesehatan saat dinyatakan positif Covid-19 varian XBB. Ia mengaku harus melakukan pengecekan lebih lanjut terkait status pasien.

"Kita belum pastikan lagi informasinya ke Dinkes Kota Bandung. Nanti akan dicek lagi. Tapi kalau misalnya hari ini masuk (NAR Kemenkes), kita menjadi tiga kasus XBB di Jabar,” tutupnya singkat.

 BACA JUGA:Jokowi Godok Kerjasama Pengembangan Vaksin Covid-19 dengan China

BACA JUGA:Virus Covid-19 Terus Bermutasi, Ahli: Vaksin Perlu Diperbarui!

1
2