Share

Apa Saja Risiko dari Operasi Bariatrik, Bedah yang Dilakoni Melly Goeslaw untuk Kurangi BB?

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 15 November 2022 20:00 WIB
$detail['images_title']
operasi Bariatrik untuk mengurangi berat badan, (Foto: Freepik)

OPERASI Bariatrik seperti yang baru saja dilakoni musisi Melly Goeslaw, secara medis memang dirancang untuk membantu mendorong penurunan berat badan pada orang dengan obesitas.

Berbeda dengan sedot lemak, bariatrik berfokus untuk memodifikasi sistem pencernaan seseorang, supaya jumlah makanan yang masuk bisa dibatasi. Dengan sistem pencernaan yang sudah dimodifikasi tersebut, orang dengan obesitas tersebut tak lagi merasakan nafsu makan yang tinggi dan bobot tubuh bisa diturunkan secara perlahan.

Namun jangan hanya tergiur dengan hasilnya, sebab operasi ini tetap merupakan prosedur invasif yang membawa risiko. Melansir Healthline, Selasa (15/11/2022) risiko jangka pendek dari bedah bariatrik ini bermacam-macam, meliputi pendarahan, infeksi, pembekuan darah (blood clot), kebocoran di bagian usus kecil, perut, atau keduanya, dan juga diare.

Berlanjut dari jangka pendek, bukan hanya sesaat setelah operasi dilakukan, tapi risiko ini bisa juga berkembang ke risiko jangka panjang yang dikaitkan kepada perubahan yang dilakukan pada perut.

Merujuk pada keterangan Endocrine Society, risiko jangka panjang dari operasi atau bedah bariatrik bisa berupa kekurangan gizi, hernia, muncul jaringan parut, hipoglikemia berat (berkembang 1 hingga 3 jam setelah makan), tulang melemah dan keropos (osteoporosis), neuropati perifer (menyebabkan kerusakan saraf di kaki, kaki, dan tangan), hingga bypass lambung.

Sebagai informasi, beberapa risiko di atas sebenarnya bisa dicegah, seperti dengan mengonsumsi multivitamin untuk membantu mencegah kekurangan nutrisi.

 BACA JUGA:Apakah Mata Juling Bisa Diatasi dengan Operasi?

BACA JUGA: Melly Goeslaw Cuma Makan Sesendok Nasi Sudah Kenyang Usai Operasi Bariatrik

1
2