Share

Bagaimana Sih Proses Kematian Akibat Kelaparan?

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Selasa 15 November 2022 16:06 WIB
$detail['images_title']
Kelaparan (Foto: Unicef)

SELAMA ini manusia hanya mampu bertahan hidup seminggu tanpa makan dan minum. Akan lebih parah jika seseorang punya komorbid dan mengharuskannya mengonsumsi obat-obatan rutin setiap hari. Jika orang tidak makan dan minum berhari-hari makan akan berbahaya bagi kesehatan tubuhnya, bahkan bisa berakibat kematian.

Menjadi pertanyaan sekarang, bagaimana proses kematian yang terjadi pada tubuh yang tidak mendapat asupan makanan dan minuman sama sekali?

 kelaparan

Praktisi Klinis Prof Ari Fahrial Syam menerangkan, proses kematian akibat tidak makan dan minum dalam beberapa hari dapat dijelaskan secara ilmiah.

"Jadi, kelaparan yang berkepanjangan dapat mengakibatkan kerusakan serius pada organ tubuh dan mental seseorang," katanya melalui pesan singkatnya.

 BACA JUGA:Apa Penyebab Penderita Diabetes Sering Merasa Lapar

Ketika tubuh defisit asupan energi, kata Prof Ari, tubuh mengonsumsi cadangannya sendiri untuk menjaga glukosa darah, bahan bakar utama tubuh.

Jadi, tubuh pertama-tama akan menggunakan cadangan lemak. Kemudian tubuh mulai menggunakan otot dan jaringan organ untuk menghasilkan energi. Kekurangan garam dan vitamin juga semakin memperburuk kondisi tubuh.

"Selama tidak makan dan minum, selain penurunan berat badan, gejala umum penyerta akan bermunculan," terangnya.

1
2