Share

Apakah Mata Juling Bisa Diatasi dengan Operasi?

Syifa Fauziah, Jurnalis · Selasa 15 November 2022 13:42 WIB
$detail['images_title']
Mata juling (Foto: The teraphy eye)

MATA juling atau yang disebut juga sebagai strabismus merupakan kondisi dimana bola mata melihat objek mata secara lurus sementara mata sebelahnya menyimpang. Kondisi mata yang tidak melihat lurus ini bisa mengarah keluar, ke atas, ke bawah, atau ke dalam.

Mata juling terjadi karena gangguan atau kelemahan pada kontrol otak terhadap otot mata sehingga bola mata tidak berada pada posisi yang sejajar satu sama lain atau dalam istilah medis disebut neuromuscular weakness.

 mata juling

Sebuah studi terbaru melaporkan prevalensi strabismus secara global diperkirakan mencapai 1,93%. Angka ini menunjukan bahwa setidaknya 148 juta orang di seluruh dunia menyandang strabismus.

Spesialis Mata Konsultan Strabismus dr. Gusti G Suardana, SpM(K) menjelaskan, mata juling tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tapi juga anak-anak.

"Hasil pemeriksaan mata lengkap terhadap 3009 anak usia 6-72 bulan di Singapura memperlihatkan bahwa 15% diantaranya mengalami strabismus. Biasanya terjadi karena banyak faktor seperti hidrosefalus, genetik, atau kejang," ucap dr Gusti dalam keterangan resminya di acara bertajuk 'JEC Luncurkan Inisiatif Sosial Operasi Mata Juling Pertama di Indonesia', baru-baru ini.

Dokter Gusti menambahkan, tidak hanya secara estetis, strabismus juga dapat mempengaruhi perkembangan fungsi penglihatan pada anak. Bahkan, tanpa penanganan yang tepat, penyandang strabismus bisa berisiko terkena mata malas (ambliopia), yaitu kebingungan otak dalam menyatukan potongan bayangan benda yang ditangkap oleh mata. Selain itu juga berdampak pada gangguan perkembangan binokularitas, yakni gangguan pada pembentukan kemampuan penglihatan tiga dimensi atau binokular.

"Dan pastinya kualitas hidupnya akan menurun terutama pada anak. Mereka akan mengalami bully dari teman-temannya. Hal itu kerap terjadi pada penyandang mata juling," jelasnya.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi mata juling adalah dengan operasi. Operasi ini juga dilihat dari tingkat keparahan julingnya. Dokter Gusti mengatakan tingkat juling berbeda-beda ada yang 5 derajat, 10 derajat, hingga 54 derajat sehingga penanganannya pun berbeda.

 BACA JUGA:Terlalu Banyak Main Gadget Bisa Sebabkan Mata Juling, Ini Kata Dokter!

"Kalau tingkat mata julingnya 45 derajat harus dilakukan dua kali untuk mendapat hasil yang maksimal," terangnya.

Untuk operasi sendiri biasanya tahap yang dilakukan adalah pengecekan kondisi mata, ketika sudah layak operasi dilakukan bius umum kemudian dilakukan tindakan. Untuk pengerjaannya hanya membutuhkan waktu satu jam dan penyembuhannya tiga hingga empat minggu.

Namun perlu diketahui, ada juga mata juling pada anak yang tidak perlu dilakukan operasi. Biasanya mereka yang matanya plus bukan minus.

"Pada kondisi ini menggunakan kacamata bisa membantu. Cukup dengan kacamata jadi tidak perlu operasi," pungkasnya.

1
2