Share

Rajin Sikat Gigi Bisa Bikin Jantung Sehat, Benarkah?

Kiki Oktaliani, Jurnalis · Selasa 15 November 2022 04:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi. (foto: Istimewa)

MESKIPUN kebersihan gigi dan kesehatan jantung tampak sama sekali tidak berhubungan, kebiasaan menyikat gigi ternyata berdampak pada risiko masalah kardiovaskular, menurut penelitian baru.

Faktanya, dilansir dari Health Central (13/11/2022), menyikat putih gigi itu sering dikaitkan dengan risiko fibrilasi atrium (Afib) yang lebih rendah, atau detak jantung tidak teratur, dan gagal jantung. Menurut studi baru di European Journal of Preventive Cardiology itu adalah sesuatu yang patut disyukuri, karena keduanya kondisi ini dapat membahayakan kesehatan.

kebersihan gigi berpengaruh pada kesehatan jantung

Dari 161.286 peserta, semuanya tidak memiliki riwayat gagal jantung sebelumnya sebelum mendaftar dalam penelitian ini. 3 persen terkena gejala gagal jantung setelah 10,5 tahun berlalu dan 4,9 persen sudah didiagnosa gagal jantung. Studi tersebut menemukan bahwa menyikat gigi tiga kali atau lebih per hari 12 persen lebih rendah terkena gagal jantung.

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa kesehatan mulut yang buruk dapat menyebabkan peradangan pada tubuh. Itu terjadi dalam reaksi berantai. Kebersihan gigi yang buruk dapat menyebabkan bakteri menumpuk di aliran darah dan bakteri tersebut memicu respons kekebalan tubuh. Selanjutnya, peradangan meningkatkan risiko masalah lain, termasuk gagal jantung.

Akhirnya para peneliti keluar dengan kesimpulan bahwa menyikat gigi sering mengurangi bakteri di ruang antara gigi dan gusi, sehingga lebih sedikit yang masuk ke aliran darah dan menyebabkan peradangan.

Follow Berita Okezone di Google News

The American Dental Association (ADA) merekomendasikan untuk menyikat gigi dua kali sehari. Berikut teknik yang dianjurkan untuk membersihkan gigi.

1. Jenis sikat gigi itu penting. Gunakan sikat berbulu halus, dan pastikan ukuran dan bentuknya dapat Anda masukkan ke semua area mulut dengan mudah.

2. Ganti sikat gigi Anda secara teratur. Ganti sikat gigi Anda setiap tiga atau empat bulan—atau sebelum itu jika bulunya mulai rusak.

3. Gunakan pasta gigi yang berkualitas. Gunakan pasta gigi yang diterima sesuai standar keamanan nasional dan dibuat dengan fluoride untuk hasil terbaik.

4. Teknik adalah kuncinya. Saat menyikat gigi, letakkan sikat pada sudut 45 derajat ke gusi Anda. Untuk menyentuh sebagian besar area permukaan dengan setiap sapuan, gerakkan sikat (dengan lembut!) bolak-balik melintasi gigi Anda, bukan ke atas dan ke bawah. Pastikan Anda menyikat semua permukaan gigi Anda—permukaan luar, dalam, dan kunyah selama dua menit.

5. Jangan lupa untuk floss. Membersihkan sela-sela gigi sangat penting. Jangan melewatkan flossing, karena sikat Anda tidak dapat menjangkau ruang sempit itu! Pedoman yang baik adalah floss setidaknya sekali sehari.

1
2