Share

Mengenal Dokter Soeharto yang Dianugerahkan Gelar Pahlawan Nasional, Pernah Merawat Presiden Soekarno

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 11 November 2022 13:59 WIB
$detail['images_title']
Dr dr. HR Soeharto, (Foto: Kementerian Kesehatan RI)

DALAM momentum peringatan Hari Pahlawan tahun ini, pemerintah menetapkan lima sosok berjasa bagi Indonesia.

Salah satu yang mendapat gelar pahlawan nasional tersebut adalah Dr dr. HR Soeharto. Almarhum Dokter Soeharto, dinilai telah berjuang bersama dengan Presiden pertama Indonesia, Presiden Soekarno dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI, Jumat (11/11/2022), merujuk pada siaran tertulis dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr. Soeharto lahir di Tegalgondo, Surakarta, pada 24 Desember 1908.

Ia memang dikenal sebagai dokter pribadi Bung Karno, namun dr. Soeharto juga sekaligus adalah kawan perjuangan yang selalu mendampingi Bung Karno dalam sejumlah peistiwa bersejarah. Contohnya memulihkan kesehatan Bung Karno menjelang proklamasi, sehingga teks Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 bersejarah tersebut dapat dibacakan.

Selain itu, dr. Soeharto juga memfasilitasi Presiden Soekarno dan para tokoh perjuangan dalam membahas strategi perjuangan dengan meminjamkan rumah pribadinya bahkan termasuk ikut mendampingi Sukarno, Moh. Hatta, dan KRT Radjiman Wediodiningrat dalam perjalanan ke Saigon untuk bertemu Marsekal Terauchi membahas kemerdekaan Indonesia.

Sosok dr. Soeharto merupakan teladan bagi para dokter Indonesia sampai generasai saat ini. Beliau memperlihatkan bahwa seorang dokter tidak hanya sekedar menjadi agent of treatment semata, tetapi juga harus terlibat sebagai agent of development bahkan agent of change bagi bangsa dan negara.

“Dokter dan tenaga kesehatan yang mengabdi saat ini pun menjadi bagian dari perjuangan nasional. Dengan mengikuti perkembangan teknologi dokter dan tenaga kesehatan terus berupaya meningkatkan kualitas kesehatan,” terang Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.

“Melalui upaya promotif, preventif, kuratif, peningkatan kapasitas SDM kesehatan, dan pemerataan akses layanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia,” tandasnya.

Sebelum tahun ini, pada Hari Pahlawan tahun 2013 sudah ada dokter yang juga dianugerahi gelar pahlawan nasional.

 BACA JUGA:Raden Rubini dan Soeharto, 2 Dokter Berjasa yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasiona

lBACA JUGA:Update! Daftar 73 Obat Sirup yang Dicabut Izin Edar oleh BPOM Terkait Gagal Ginjal Akut

1
2