Share

Kisah Haru Kiki Fatmala, Berjuang Habis-habisan Lawan Kanker Paru Stadium 4

Selvianus, Jurnalis · Sabtu 12 November 2022 07:00 WIB
$detail['images_title']
Kiki Fatmala, (Foto: MPI/Selvianus)

CUKUP lama tak terdengar kabarnya, pesinetron Kiki Fatmala ternyata menyimpah kisah haru atas perjuangannya melawan penyakit kanker paru-paru yang ia idap pada akhir 2021.

Tak tanggung-tanggung, kanker paru-paru yang wanita berusia 53 tahun idap ini sudah masuk stadium akhir, stadium 4. Bintang Hantu Jembatan Ancol tersebut mengaku sangat bersyukur, setelah sekian lama berjuang, ia bisa sembuh dari penyakit mematikan tersebut.

Kiki mengaku selalu menangis jika mengingat-ingat rasa sakit yang ia alami.

"Enggak tahu lagi, ngomongin sakitnya aku, suka sampai nangis saja. Aku sangat bersyukur sampai sekarang bisa sampai di sini. Ini karena pertolongan Tuhan,” kata Kiki saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Kiki mengisahkan, berjuang untuk sembuh dari kanker paru, ia rutin melakukan kemoterapi. Walau memang untuk sementara waktu, penyakit yang ia alami benar-benar belum seratus persen sembuh.

"Kemoterapi sudah selesai, aku 8 kali kemo waktu itu sampai selesai. Kata dokter kankernya sudah mulai mengecil. Sekarang enggak sembuh 100 persen, tapi aku bersyukur. Sudah jauh lebih baik sekarang," tutur Kiki.

Selain rutin menjalani kemoterapi, Kiki juga menjalani immunologi agar mencegah sel kankernya tak membesar di kemudian hari.

“Terus sekarang tinggal imunology setiap bulan, aku masih pengobatan. Imunology itu untuk supaya tidak besar lagi (sel kankernya),” sambungnya.

"Kemoterapi sudah selesai, aku 8 kali kemo waktu itu sampai selesai. Kata dokter kankernya sudah mulai mengecil. Sekarang enggak sembuh 100 persen, tapi aku bersyukur. Sudah jauh lebih baik sekarang," tutur Kiki.

Selain rutin menjalani kemoterapi, Kiki juga menjalani immunologi agar mencegah sel kankernya tak membesar di kemudian hari.

“Terus sekarang tinggal imunology setiap bulan, aku masih pengobatan. Imunology itu untuk supaya tidak besar lagi (sel kankernya),” sambungnya.

1
2