Share

Depresi hingga Hamil, 4 Alasan Tiba-tiba Ngidam Makanan Pedas

Kiki Oktaliani, Jurnalis · Kamis 10 November 2022 09:00 WIB
$detail['images_title']
makanan pedas, (Foto: Freepik)

MAKANAN pedas memang begitu menggugah selera dan mampu menambah napsu makan pada sebagian besar orang. Apalagi orang Indonesia kebanyakan, tak lengkap rasanya jika makan tanpa sambal.

Pada sebagian orang, ada yang mengalami tiba-tiba mengidam atau menginginkan makanan pedas. Nah, menginginkan atau ngidam makanan pedas secara tiba-tiba, bisa jadi tanda dari masalah atau kondisi kesehatan tertentu.

Ada beberapa faktor yang disebut bisa jadi alasan di balik mengidam makanan pedas tiba-tiba. Mewarta Healthline, dan Times Now News, Kamis (10/11/2022) berikut paparannya di bawah ini.

1. Kepanasan: Ya, seseorang bisa saja ngidam makanan pedas saat merasa kepanasan atau sedang merasa kepanasan. Hal ini karena makanan pedas tertentu dapat bekerja untuk mendinginkan tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa capsaicin yang ada pada cabai, mungkin memainkan peran kunci dalam termoregulasi, sebuah proses yang membantu menjaga suhu internal tubuh manusia. Capsaicin menimbulkan sensasi hangat saat dikonsumsi, yang dapat memicu keringat untuk membantu mendinginkan Anda.

2. Hamil: Menurut suatu penelitian yang melibatkan 635 wanita hamil, permen seperti cokelat, es krim, dan makanan penutup atau dessert adalah makanan yang paling sering diidamkan. Tapi begitu juga dengan makanan pedas.

Follow Berita Okezone di Google News

Dalam penelitian yang sama, sekitar 3,3 persen wanita hamil melaporkan mengidam makanan pedas seperti kari, cabai, dan rempah-rempah. Para peneliti percaya, hal ini mungkin kombinasi dari perubahan hormonal, kekurangan nutrisi, dan bahan atau senyawa tertentu dalam makanan yang diinginkan.

3. Depresi: Jika Anda merasa sedih atau mengalami episode depresi, mengonsumsi beberapa makanan pedas bisa bermanfaat. Sebab, capsaicin dapat memberikan sedikit sensasi kenikmatan. Tubuh merespon rasa sakit dari makanan pedas dengan melepaskan endorfin, yang mengaktifkan reseptor opiat tubuh dan menyebabkan perasaan senang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa gangguan pada kadar endorfin mungkin terkait dengan depresi dan kondisi lain seperti gangguan stres pasca-trauma.

4. Merasa sesak: Banyak orang mengalami hidung meler setelah makan makanan pedas. Selain itu, sup panas, saus, dan bumbu sering direkomendasikan sebagai obat alami saat kita sedang merasa tidak enak badan. Menurut ulasan dari empat penelitian, menggunakan semprotan hidung yang mengandung capsaicin dapat memperbaiki gejala rinitis non-alergi, kondisi yang ditandai dengan hidung tersumbat, bersin, dan pilek.

 BACA JUGA: Obatnya Disebut Mengandung Etilen Glikol, Begini Penjelasan PT Yarindo

BACA JUGA: Paracetamol Afi Farma Mengandung Cemaran Etilen Glikol, Tidak Aman Dikonsumsi!

1
2