Share

Vaksin Meningitis Bagi Jamaah Umrah Wajib Atau Pilihan?

Kevi Laras, Jurnalis · Selasa 08 November 2022 16:31 WIB
$detail['images_title']
Vaksin meningitis (Foto: Muscatine community)

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengatakan, kepastian vaksin meningitis tidak wajib bagi peserta umrah, belum dapat dipastikan. Hal tersebut masih menunggu, keputusan dari Kemenkes Arab Saudi.

"Sampai saat ini kita belum menerima surat resmi dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengenai tidak jadinya vaksin meningitis sebagai syarat perjalanan," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi, saat ditemui di gedung Kementerian Kesehatan Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2022).

 vaksin meningitis

Sehubungan dengan itu, dr Nadia memastikan syarat vaksin meningitis dan Covid-19 masih jadi syarat peserta umrah. Sementara ketersediaan vaksin meningitis, sudah distribusikan sebanyak 150.000 dosis ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), klinik, dan sejumlah rumah sakit.

"Hal ini kita berhubungannya dengan Kemenkes (Arab Saudi). Sampai saat ini, belum ada surat resmi. Jadi, kalau kita lihat surat edaran dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi, masih mewajibkan dua vaksin, Covid-19 dan meningitis," katanya.

 BACA JUGA:Kemenkes Akhirnya Buka Suara Soal Isu Kelangkaan Vaksin Meningitis

Sejauh ini sebanyak 100.000 vaksin meningitis sudah disediakan untuk buffer stok pusat. Dengan total ketersediaan vaksin meningitis mencapai 250.000 dosis.

Namun Kemenkes kembali memesan, sebanyak 150.000 vaksin untuk stok pemerintah. Stok tersebut, Nadia meyakini, jumlahnya cukup hingga akhir tahun.

"Sisa (jamaah sampai akhir tahun) pendek banget, 200.000 (vaksin meningitis habis) apa mungkin?. Kita enggak terlalu yakin angka itu bisa tercapai, tapi kita tetap siapkan 250.000 vaksin meningitis," jelas dr Nadia.

1
2