Share

Kenapa DKI Jakarta Terbanyak Laporkan Kasus Gangguan Ginjal Akut?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 08 November 2022 19:40 WIB
$detail['images_title']
gangguan ginjal akut, (Foto: Medicaldialogue)

PROVINSI DKI Jakarta selalu menempati posisi pertama Provinsi dengan kasus tertinggi, di setiap laporan teranyar kasus gangguan ginjal akut di Indonesia yang dipaparkan Kementerian Kesehatan RI.

Catatan data ini, membuat sebagian masyarakat bertanya-tanya, kenapa dan ada apa di DKI Jakarta? Mengapa terus menjadi Provinsi dengan angka kasus gangguan ginjal tertinggi secara nasional?

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengungkapkan kondisi ini karena koordinasi dan komunikasi di rumah sakit yang ada di DKI Jakarta sudah berjalan dengan cukup baik.

"Di Jakarta itu, komunikasi dengan rumah sakit sudah cukup baik koordinasinya. Jadi, setiap menggali kasus, data kasus cepat kami (Dinkes) dapatkan," terang Dwi Oktavia saat ditemui di bilangan Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2022).

Dari komunikasi yang berjalan dengan cukup baik antara pemerintah dengan rumah sakit inilah, akhirnya menghasilkan upaya mencari kasus-kasus di masyarakat jadi lebih mudah.

Sehingga pada akhirnya, membantu pemerintah untuk bisa mengenali kasus tak hanya dari 'puncak gunung es', melainkan sampai ke bagian akar atau yang di bawah.

"Artinya, kami bisa menjangkau banyak data di masyarakat. Dengan begitu, permasalahan 'real' di masyarakat bisa diketahui," tambah Dwi.

Selain itu, faktor mudahnya akses ke fasilitas pelayanan kesehatan serta sistem transportasinya yang tak menyulitkan masyarakat juga jadi faktor penting yang berpengaruh. Kemudahan ini, membuat masyarakat Jakarta punya kesadaran tinggi untuk berobat mandiri atau 'self medication' sebelum ke dokter dan begitu juga dengan untuk akses mudah ke rumah sakit.

“Ini membuat Jakarta begitu terbuka. Jadi, data pun lebih mudah masuk dan kasusnya mudah dicari," papar Dwi.

Sebagai catatan, Dwi menjelaskan lebih detail sebagai Ibu Kota, memang ada sebagian laporan kasus gangguan ginjal akut di DKI Jakarta yang sejatinya bukan datang dari warga DKI Jakarta, melainkan datang dari daerah-daerah penyangganya, Bodetabek.

"Ini yang membuat data pelaporannya mungkin bikin lebih banyak di DKI Jakarta. Sebab, masyarakat yang datang dari Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi. Contoh Jawa Barat, lebih gampang akses ke Jakarta dibandingkan ke Bandung. Alhasil, data Jakarta jadi lebih besar," tutup Dwi.

 BACA JUGA:Kabar Baik, Tidak Ada Kasus Baru Gagal Ginjal Akut!

BACA JUGA:Catat! 3 Penyebab Gangguan Ginjal Akut Selain Cemaran EG dan DEG

1
2