Share

Kisah Perjuangan Tenaga Medis untuk Melakukan Vaksinasi Covid-19 ke Suku Kajang

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Senin 07 November 2022 21:52 WIB
$detail['images_title']
Vaksinasi Covid-19 ke suku kajang (Foto: ist)

Tiga jam perjalanan jalan kaki itu tentu saja tidak dijalani dengan mulus. Para petugas kesehatan dari Puskesmas Kajang dan Kabupaten Bulukumba itu harus menembus Hutan Karamaka yang dikeramatkan, serta Hutan Batasayya, selain Hutan Laura yang menjadi hak warga untuk dikelola. Alhasil, karena hutan seluas 332 hektare itu sebagian masih perawan, tim kesehatan pun tak jarang harus berjuang ekstra.

Dan benar kata orang Barat, no pain no gain. Segala kesulitan itu pun berbuah manis. Tanpa melalui strategi khusus, hanya mendatangi warga dari pintu ke pintu, dibantu warga yang membentuk tim-tim kesehatan terdiri dari 4-5 orang, plus pemuka adat dan aparat untuk pengamanan, vaksinasi pun berjalan lancar. Warga enam desa, yakni lima desa Kajang ‘luar’ dan satu desa Kajang ‘dalam’ pun tervaksinasi.

“Dosis vaksinasi 1 mencapai sekitar 81 persen target. Vaksinasi tahap dua baru 50 persen. Yang ketiga yang masih tergolong rendah, baru 10 persen,” kata Muksin.

Soal dosis ketiga ini tersebar kabar bahwa warga sudah merasa cukup dengan dua kali vaksinasi. Sementara ini warga banyak yang belum memahami bahwa vaksinasi booster adalah merupakan vaksinasi lanjutan yang juga harus diambil. “Ini tantangan tersendiri. Kami akan kembali lebih mengefektifkan gerakan ‘door to door’”, kata Pak Bolong.

Hal yang harus juga dipecahkan adalah formulasi waktu, karena masyarakat Kajang adalah masyarakat yang cukup sibuk berladang atau berburu. Mereka sering tidak berada di rumah pada saat-saat tertentu.

Follow Berita Okezone di Google News

(DRM)