Share

Ayah Angelina Sondakh Kena Serangan Jantung Sebelum Meninggal, Kenali 5 Strategi Pencegahannya

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 31 Oktober 2022 08:16 WIB
$detail['images_title']
Jaga kesehatan jantung sejak dini, (Foto: Freepik)

ANGELINA Sondakh tengah berduka, sang ayah tercinta, Lucky Sondakh meninggal dunia pada Minggu (30/10/2022) pada pukul 17.34 WIB di usia 78 tahun.

Mendiang Lucky meninggal dunia, diketahui paska menjalani perawatan medis akibat kondisinya semakin memburuk selama beberapa hari belakangan. Saat dikonfirmasi penyebab kematian sang ayah, Angie menyebut ia sempat terkejut karena sang ayah terkena serangan jantung, persis seperti almarhum sang suami, Adjie Massaid.

"Agak syok, karena memang kena serangan jantung sama, itu yang aku enggak kuat prosesnya karena persis kayak dulu mas Adjie berpulang," ujar Anggie saat ditemui awak media.

Serangan jantung seperti yang dialami mendiang ayah Angelina Sondakh tersebut, sejatinya bisa menimpa siapa pun. Baik yang sudah lanjut usia, atau pun yang masih muda dan tampak fisiknya terlihat sehat.

Ada beberapa strategi pencegahan yang bisa dilakukan, untuk meminimalkan risiko terkena serangan jantung. Melansir laman resmi National Health Service UK, Senin (31/10/2022) mari simak ulasannya di bawah ini.

1. Diet sehat: Makan makanan yang tidak sehat yang tinggi lemak akan memperparah pengerasan pembuluh darah (aterosklerosis) dan meningkatkan risiko serangan jantung. Kebiasaan makan makanan berlemak tinggi akan menyebabkan lebih banyak plak lemak menumpuk di arteri , karena makanan berlemak mengandung jenis kolesterol yang tidak sehat. Makanlah lebih banyak roti, buah, sayuran dan ikan, dan cukup sedikit daging serta perbanyak ikan seperti sarden, salmon, herring. Ganti mentega dan keju dengan produk berbahan dasar minyak nabati dan nabati, seperti minyak zaitun. Jangan lupa juga mengonsumsi suplemen asam lemak omega-3.

2. Stop merokok: Kenapa harus stop? Karena merokok merupakan faktor risiko utama serangan jantung, sebab menyebabkan aterosklerosis dan meningkatkan tekanan darah.

Follow Berita Okezone di Google News

3. Jaga tekanan darah: Tekanan darah tinggi dapat dikurangi dengan makan makanan yang sehat, mengurangi asupan alkohol, menjaga berat badan yang sehat dan melakukan olahraga teratur Selain itu, kurangi jumlah garam dalam makanan karena semakin banyak garam yang dimakan, semakin tinggi tekanan darah Anda. Makan makanan rendah lemak dengan banyak serat – seperti nasi gandum, roti, pasta dan banyak buah serta sayuran.

4. Kurangi alkohol: Pria dan wanita disarankan untuk tidak secara teratur minum lebih dari 14 unit (1 unit sekitar 10ml) minuman beralkohol dalam seminggu.

5. Jaga berat badan: Kelebihan berat badan memaksa jantung jadi bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh, yang akhirnya meningkatkan tekanan darah.

6. Olahraga: Jangan malas gerak, bergerak aktif dan olahraga teratur akan menurunkan tekanan darah dan menjaga jantung dan pembuluh darah dalam kondisi baik. Olahraga teratur juga dapat membantu untuk menurunkan berat badan. Bisa lakukan olahraga seperti jalan kaki, berenang, dan bersepeda.

 BACA JUGA:Kurangi Risiko Stroke, Menkes: Skrining Sejak Dini dan Olahraga!

BACA JUGA:Diare Bikin Perut Sakit dan Tak Nyaman? Lakukan 5 Pengobatan Simpel Rumahan Ini

1
2