Share

Punya 2 Rahim, Wanita Ini Melahirkan Anak Kembar Beda Warna Kulit

Astri Lawrensia, Jurnalis · Minggu 23 Oktober 2022 07:00 WIB
$detail['images_title']
anak kembar beda warna kulit dan rambut, (Foto: Jade Buckingham/ SWNS/Dailymail)

SECARA medis dilihat dari genetik, bayi kembar yang terlahir dari satu ibu biologis dan satu ayah biologis akan mengikuti gen di antara salah satunya atau keduanya.

Bayi kembar biasanya memiliki kemiripan yang identik, mulai dari bentuk wajah, fitur wajah, warna rambut hingga warna kulit yang sama.

Namun, apa yang dialami oleh wanita bernama Jade Buckingham ini bisa dibilang cukup unik. Sebab, wanita berusia 25 tahun ini diketahui melahirkan bayi kembar perempuan yang masing - masing memiliki kulit yang berbeda. Kok bisa?

Nah, hal ini terjadi karena kedua bayi kembar tersebut tumbuh dalam rahim yang terpisah, fenomena yang sangat langka dan hanya terjadi antara satu dari 50 juta dan bahkan merupakan peristiwa yang tidak mungkin terjadi pada 500 pasangan kembar yang lahir dari pasangan ras campuran, mengutip Dailymail, Minggu (23/10/2022).

Kedua bayi kembar Jade, masing-masing diberi nama bernama Lanaé dan Lavell. Lanae memiliki kulit yang lebih gelap dan rambut keriting hitam, sementara Lavell memiliki rambut warna pirang dan kulit yang lebih terang. Tak heran, dengan kondisi bayi kembarnya yang sangat kontras satu sama lain, banyak orang yang tidak mempercayai bahwa keduanya adalah anak kembar.

"Kadang-kadang ketika kami keluar dan orang-orang bertanya tentang dua anak ini, mereka tidak percaya bahwa mereka kembar. Kadang-kadang saya menunjukkan kepada orang, foto saat anakku lahir," ujar Jade.

Follow Berita Okezone di Google News

Kondisi langka dua janin bayi yang tumbuh dan berkembang di dua rahim ini, lebih lanjut dijelaskan, disebabkan karena Jade memiliki dua rahim. Anatomi yang tidak biasa itu diketahui Jade, setelah mengalami serangkaian keguguran. Ia mengaku bahwa dia sudah mengalami keguguran empat kali pada usia 17 tahun.

Dari prosedur kuret yang ia jalani di Rumah Sakit Universitas Nottingham pada Februari 2014 itulah, dokter melihat Jade ternyata memiliki dua saluran vagina, yang dikenal sebagai septum vagina, dan dua rahim, kondisi yang disebut uterus didelphys.

Dokter menjelaskan kondisi langka seperti ini hanya dialami oleh satu dari 3.000 wanita sejak lahir. Wanita yang memiliki dua rahim terjadi, ketika rahim berkembang menjadi dua saluran terpisah dan gagal untuk bergabung bersama. Sampai saat ini, para ahli medis belum mengetahui mengapa kondisi tersebut bisa terjadi.

Gejala dari kondisi tersebut biasanya dapat diketahui saat seorang wanita mengalami keguguran yang lebih sering, rasa sakit saat berhubungan seks, pendarahan hebat selama masa menstruasi dan melahirkan lebih awal.

Wanita yang memiliki rahim didelphys biasanya tidak sulit untuk hamil, tetapi akan merasa kesulitan untuk melahirkan bayinya sampai cukup bulan karena rahimnya kecil, yang dapat membatasi pertumbuhan janin dan menyebabkan bayinya lahir lebih awal (prematur).

Kelahiran anak kembar beda warna kulit ini, dilalui Jade dengan penuh perjuangan. Masuk di usia kehamilan 22 minggu, dokter memberi tahu Jade bahwa salah satu dari si kembar, Lanaé telah berhenti tumbuh. Jade diberi pilihan untuk melahirkan kedua bayinya lebih awal dan meski dokter mengingatkan, tidak ada dua bayi tersebut bisa bertahan hidup, Jade tetap memilih untuk mempertahankan dua bayinya.

Akhirnya pada April 2018, Jade melahirkan lebih awal dengan operasi caesar darurat. Lanaé lahirmdengan berat sekitar 1,6 kilogram, sementara Lavell lahir satu menit kemudian dengan berat sekitar 2,3 kilogram. Untungnya, meskipun lahir enam minggu lebih awal, kedua bayi Jade sangat sehat.

1
3