Share

Kenali Gejala Ensefalitis yang Serang Otak Bikin Hilang Kesadaran

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Kamis 20 Oktober 2022 10:32 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Ensefatilitis (Foto: Shutterstock)

ENSEFALITIS termasuk infeksi otak yang jarang terjadi dan tergolong penyakit serius dengan banyak kemungkinan penyebab. Biasanya, gejala fisiknya mereda dengan perawatan rumah sakit dan obat-obatan.

Namun, efek dari perawatan pada fungsi otak bisa bertahan lama, bahkan mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Lantas, apa pengertian ensefalitis? Bagaimana gejala, penyebab, faktor risiko, dan pencegahannya? Untuk memahaminya, simak rangkuman okezone, berikut ini.

otak

Melansir dari laman resmi Encephalitis, ensefalitis adalah peradangan pada otak yang disebabkan oleh infeksi yang menyerang otak (ensefalitis menular) atau melalui sistem kekebalan yang menyerang otak (ensefalitis pasca infeksi atau autoimun).Siapapun pada usia berapa pun bisa terkena ensefalitis. Kebanyakan orang dengan kasus ensefalitis ringan dapat sembuh total. Akan tetapi, ensefalitis bisa mengancam jiwa dan sangat serius.

Ensefalitis atau radang otak ini biasanya dimulai dengan demam dan sakit kepala. Gejalanya dapat memburuk dengan cepat, mungkin ada kejang, kebingungan, kantuk, kehilangan kesadaran, dan bahkan koma.

Follow Berita Okezone di Google News

Melansir dari Mayo Clinic, kebanyakan orang dengan ensefalitis virus memiliki gejala seperti flu ringan, seperti:-Sakit kepala-Leher kaku-Demam-Sakit pada otot atau persendian-Kelelahan atau kelemahan-Kebingungan, agitasi atau halusinasiKejang-Kehilangan sensasi atau tidak dapat menggerakkan area tertentu pada wajah atau tubuh-Kelemahan otot-Masalah dengan bicara atau pendengaran-Kehilangan kesadaran (termasuk koma)

Mengikuti perkembangan vaksin menjadi cara paling efektif untuk mengurangi risiko ensefalitis. Hal ini termasuk vaksin untuk campak, gondok, rubella, ensefalitis Jepang dan ensefalitis tick-borne.Sedangkan di daerah yang diketahui memiliki nyamuk yang membawa virus penyebab ensefalitis, individu harus mengambil tindakan untuk mengurangi risiko digigit.

Demikian pemahaman terkait ensefalitis yang tak banyak orang tahu. Sebisa mungkin menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat dan melakukan vaksinasi ensefatilis.

(RIN)

1
2