Share

5 Tips Ajari Si Kecil Sikat Gigi Sejak Dini, Gampang-gampang Sulit!

Kiki Oktaliani, Jurnalis · Kamis 20 Oktober 2022 05:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (foto: Istimewa)

MENJAGA kebersihan mulut berarti menggosok gigi selama dua kali sehari. Membiasakan si kecil menyikat gigi harus dimulai sejak anak pertama kali tumbuh gigi. Dengan menggosok gigi dua kali sehari dapat mencegah karies gigi pada anak.

Bagi anak-anak untuk menumbuhkan kebiasaan baik ini, sebagai orang tua menuntunnya secara sabar. Lakukan 5 tips berikut untuk mengajari si kecil agar kegiatan menyikat gigi menyenangkan dan menjadi kegiatan favoritnya sebelum dan sesudah tidur.

 tips ajari anak sikat gigi

1. Mulailah kebersihan mulut sejak dini.

Tidak pernah terlalu dini untuk menjadikan menyikat gigi dan flossing sebagai bagian dari rutinitas pagi dan malam anak. Faktanya, dokter gigi menyarankan untuk memulai perawatan gigi bahkan sebelum gigi pertama anak Anda tumbuh. Selama masa bayi, bersihkan gusi mereka setiap malam dengan kain lembab yang lembut. Beralih ke sikat gigi saat gigi mereka tumbuh (biasanya sekitar usia 6 bulan), dan benang gigi setelah gigi mulai bersentuhan (biasanya sekitar usia 2 atau 3). Jadwalkan kunjungan ke dokter gigi pada umur satu tahun, terlepas dari berapa banyak gigi yang mereka miliki.

 

2. Berikan contoh yang baik

Berikan contoh terhadap apa yang Anda nasehatkan kepada anak. Untuk kesenangan tambahan, berpura-puralah menjadi cermin saat Anda dan anak Anda menyikat gigi bersama, dan dorong mereka untuk meniru setiap gerakan Anda.

3. Ubah menyikat gigi menjadi permainan

Baik Anda berusia 6 atau 66 tahun, dokter gigi menyarankan untuk menyikat gigi dua kali sehari, selama dua menit setiap kali. Itu karena penelitian menunjukkan bahwa semakin lama Anda menyikat, semakin banyak plak yang Anda hilangkan. Cobalah salah satu permainan kreatif berikut untuk membantu mereka mencapai target dua menit:

- Sikat gigi anak selama jeda iklan. Ketika menonton kartun kesukaan si kecil, mintalah untuk setiap iklan 30 detik, untuk menyikat mulutnya.

- Setel pengatur waktu. Balikkan jam pasir warna-warni, dan tantang mereka untuk terus menyikat sampai semua pasir mencapai dasar. Atau belikan anak Anda sikat gigi yang berkedip atau memutar musik selama dua menit.

- Tawarkan insentif. Pertimbangkan untuk menawarkan hadiah sederhana atau membuat bagan hadiah untuk mendorong si kecil menyikat putih mutiara mereka selama dua menit. Jangan lupa untuk memuji mereka sesudahnya karena teknik mereka yang luar biasa atau giginya yang sangat berkilau.

Follow Berita Okezone di Google News

4. Bercerita

Faktanya, para ahli mengatakan menggunakan sesuatu yang berhubungan, seperti cerita, adalah cara yang bagus untuk membuat para brushers yang enggan berpartisipasi. Anda juga dapat mencoba membaca buku sesuai usia tentang merawat gigi Anda atau membiarkan anak Anda berlatih menyikat gigi boneka binatang mereka.

 

5. Pilih alat yang tepat

Menyikat gigi dan flossing bisa jadi sulit bagi tangan si kecil. Pilih alat yang sesuai dengan usia, seperti sikat gigi balita, flosser tanpa ujung yang tajam, dan sikat gigi kuat, yang menurut para ahli meniru lingkaran kecil untuk menyikat gigi secara akurat.

Jika anak Anda ragu untuk mencobanya, biarkan mereka merasakan gerakan bulu yang berputar di telapak tangan mereka sebelum memulai. Selain itu, biarkan anak Anda memilih sikat gigi favorit mereka dan pasta gigi rasa favorit mereka.

Menciptakan rutinitas yang menyenangkan dan menarik di rumah akan memastikan anak Anda mengembangkan kebiasaan merawat giginya seumur hidup. Menyikat dan flossing harus menyenangkan dan sederhana serta bebas rasa sakit.

1
2