Share

Insulin Mulai Diproduksi Dalam Negeri, Penuhi Kebutuhan Obat Diabetes

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 14 Oktober 2022 19:28 WIB
$detail['images_title']
Obat insulin mulai diproduksi di Dalam Negeri (Foto: Medicaldaily)

PENDERITA diabetes berteman dengan suntik insulin. Apa itu suntik insulin? Dilansir Timesofindia, insulin adalah hormon alami dalam tubuh yang membantu mengatur gula darah.

Seseorang yang sehat menghasilkan semua insulin yang dibutuhkan tubuhnya. Peran insulin tentu sangat penting dalam sistem tubuh manusia. 

Insulin juga mengontrol jumlah gula dalam darah, dengan mengatur konversi glukosa menjadi energi, atau penyimpanan di hati untuk digunakan lebih lanjut.

Suntik Insulin

Saat menyantap makanan, tubuh mengambil glukosa dari makanan, yang menyebabkan kenaikan kadar gula darah. Ini mengarah pada pelepasan insulin pada individu yang sehat, yang memberi sinyal pada sel untuk menyerap glukosa dan menggunakannya sebagai energi untuk mengurangi kadar gula darah.

BACA JUGA : Komplikasi Diabetes Bisa Sebabkan Kebutaan, Ini 5 Cara Mengontrol Diabetik Makula Edema

BACA JUGA : Tidak Obesitas Tapi Tetap Nekat Diet? Hati-hati Bisa Picu Risiko Diabetes

Obat Insulin

Pada penderita diabetes tipe 1 yang tidak menghasilkan cukup insulin, perlu melakukan suntik insulin untuk menjaga kadar gula darahnya. Sementara penderita diabetes tipe 2 menghasilkan beberapa insulin. Tetapi tidak dapat efektif digunakan tubuh. Itu sebabnya beberapa orang yang menderita diabetes tipe 2 juga perlu disuntik insulin.

Berdasarkan data International Diabetes Federation (IDF), terdapat 19,5 juta warga Indonesia yang mengidap diabetes pada tahun 2021. Bahkan pada tahun 2030, diprediksi diabetes menempati posisi ketujuh sebagai penyebab kematian tertinggi di dunia.

Follow Berita Okezone di Google News

Di Indonesia, ternyata produksi insulin dalam negeri masih sangat jarang. Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Mulialie mengatakan, pihaknya memproduksi di dalam negeri produk insulin bermerek Ezelin.

"Obat anti-diabetes ini mengandung insulin glargine dan ada yang akan dipasarkan generik," kata Mulialie.

Dari sisi farmakologi, insulin glargine adalah analog insulin manusia dalam larutan asam (pH 4), yang setelah disuntikkan akan melepaskan insulin glargine secara perlahan dalam konsentrasi yang relatif konstan selama 24 jam. Hal ini menyebabkan insulin glargine yang disuntikkan sekali sehari dapat mengontrol kadar glukosa darah harian. Insulin glargine memiliki aktivitas menurunkan kadar glukosa darah dengan cara merangsang pengambilan glukosa oleh otot rangka dan lemak, serta menghambat produksi glukosa hati.

Mulialie menjelaskan, obat ini menjadi jawaban atas kebutuhan obat bagi pasien diabetes di Indonesia. Bahkan sudah masuk dalam formularium nasional dan E-katalog obat.

"Obat ini difokuskan untuk membantu pasien diabetes agar mendapatkan terapi yang tepat dan telah masuk dalam formularium nasional dan E-katalog obat,“ tutur Mulialie lagi.

1
2