Share

Studi Sebut Pria Lebih Cepat Menua daripada Wanita Loh!

Putra Syah Norens, Jurnalis · Jum'at 14 Oktober 2022 07:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi, (Foto: Freepik)

AGING atau penuaan merupakan proses alamiah oleh semua orang, baik itu pria atau pun wanita. Seiring dengan bertambahnya usia, tanda-tanda penuaan akan mulai muncul di setiap bagian tubuh, termasuk di kulit.

Hanya saja, ternyata antara pria dan wanita itu memiliki proses penuaan yang berbeda. Hal ini diungkap menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam "The Journals of Gerontology: Series A".

Studi tersebut mendapati bahwa pria menua lebih cepat daripada wanita, dan pada usia 50-an secara biologis tubuh pria menjadi empat tahun lebih tua daripada wanita pada usia yang sama.

Penelitian digelar para penelitis dengan melakukan "desain studi langka," tim akan membandingkan seberapa cepat pria dan wanita yang berusia sama dalam proses penuaan. Supaya bisa mengukur usia biologis para pria dan wanita peserta studi, para ilmuwan menggunakan beberapa jam epigenetik.

Jam epigenetic ini menggunakan algoritme yang memungkinkan untuk menghitung dan memberikan perkiraan usia biologis dalam beberapa tahun menggunakan tingkat metilasi DNA dari sampel darah.

Orang-orang yang lebih muda dikelompokkan menjadi 21 sampai 42 tahun dan yang lebih tua yakni 50 sampai 76 tahun. Hasilnya? Para peneliti menemukan bahwa di sebagian besar kelompok, laki-laki secara biologis kira-kira satu tahun lebih tua daripada pasangan perempuannya.

Follow Berita Okezone di Google News

“Pasangan ini telah tumbuh di lingkungan yang sama dan berbagi setengah dari gen mereka. Perbedaannya dapat dijelaskan, contohnya oleh perbedaan jenis kelamin dalam faktor genetik dan efek menguntungkan dari hormon seks wanita estrogen pada kesehatan,” kata Anna Kankaanpää, selaku peneliti doktoral di Pusat Penelitian Gerontologi dan Fakultas Ilmu Olah Raga dan Kesehatan.

Selain itu, para peneliti juga mengamati proses kecepatan penuaan yang didasari dari faktor kesehatan para peserta. Misalnya indeks massa tubuh, tingkat merokok dan minum dan seberapa aktif orang-orang tersebut dalam keseharian.

"Kami mengamati perbedaan jenis kelamin dalam kecepatan penuaan, yang tidak dijelaskan oleh faktor yang berhubungan dengan gaya hidup," tandas Anna. Demikian sebagaimana dilansir New York Post, Jumat (14/10/2022).

 BACA JUGA:Studi: Kesepian dan Tidak Bahagia Lebih Berbahaya daripada Merokok

BACA JUGA:Studi: Bayi Dalam Kandungan Bereaksi Terhadap Rasa dan Bau Makanan yang Dikonsumsi Ibu

1
2