Share

Waspadai Gejala Sakit Gigi Bikin Wajah Bengkak

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Sabtu 08 Oktober 2022 08:51 WIB
$detail['images_title']
Sakit Gigi (Foto: Shutterstock)

SAKIT GIGI merupakan sebuah kondisi dimana rasa nyeri atau sakit muncul dari bagian dalam gigi atau sekitar gigi, seperti rahang dan gusi. Nyeri atau sakit ini muncul karena adanya masalah pada bagian tersebut.

Penderita sakit gigi biasanya akan mengalami rasa sakit yang bervariasi, tergantung dari tingkat keparahannya. Meski umumnya sakit gigi terjadi karena adanya penyakit pada gigi, gusi, atau rahang, namun pada beberapa kasus sakit gigi bisa jadi pertanda adanya penyakit lain.

Gejala yang dialami pasien sakit gigi adalah munculnya rasa nyeri dan sakit yang menyebabkan rasa tidak nyaman. Pada beberapa kasus, nyeri yang timbul sampai tidak tertahankan.

Sakit Gigi

Umumnya, nyeri yang muncul akan semakin memburuk di malam hari atau saat penderita makan dan minum sesuatu yang panas, dingin, terlalu manis, atau terlalu asam.

Tak hanya rasa nyeri, penderita sakit gigi juga bisa mengalami gejala di bawah ini:

-Gusi di sekitar gigi yang sakit akan mengalami pembengkakan.

-Rahang dan wajah bengkak.

-Timbulnya bau mulut yang tidak sedap.

-Adanya perdarahan pada gigi atau gusi.

-Rasa sakit yang muncull saat membuka mulut.

Follow Berita Okezone di Google News

Penyebab dari sakit gigi umumnya karena adanya penyakit dari rongga mulut, seperti:

-Gigi berlubang.

-Tambalan gigi yang rusak.

-Radang atau infeksi pada gigi/gusi.

-Gigi yang retak atau patah.

-Pembusukan gigi.

Gigi yang copot.

-Gigi sensitif.

-Tumbuh gigi.

-Gigi bungsu yang tumbuh secara tidak normal.

-Adanya nanah pada gigi.

-Pembengkakan pada gusi.

-Ada masalah dengan kawat gigi.

-Memiliki kebiasaan menggeretakkan gigi.

Siapa saja bisa terkena sakit gigi jika tidak menjaga kebersihan rongga mulut atau memiliki penyakit pendukung lainnya. -

Sakit gigi yang masih dalam tahap ringan bisa diredakan sendiri di rumah dengan cara yang tepat, seperti:

-Memberishkan gigi dengan benang gigi. Cara ini dilakukan untuk menghilangkan plak atau sisa makanan yang terperangkap pada gigi.

-Berkumur dengan air hangat yang dicampur dengan garam. Cara ini bisa digunakan untuk mengurangi radang gusi.

-Berkumur dengan obat kumur antiseptik untuk mengurangi bakteri di rongga mulut.

-Kompres pipi dengan kompres dingin jika sakit gigi terjadi karena cedera.

-Minum paracetamol atau iboprofen untuk meredakan nyeri.

Namun, jika sakit gigi sudah tidak tertahankan lagi sebaiknya segera pergi ke dokter gigi untuk penanganan lebih lanjut. Dokter gigi umumnya akan melakukan tindakan, seperti:

-Menambal gigi jika sakit gigi terjadi karena gigi berlubang.

-Melakukan penambalan ulang jika sakit gigi terjadi karena adanya kerusakan pada tambal gigi.

-Melakukan perawatan saluran akar gigi.

-Cabut gigi jika diperlukan.

-Meresepkan obat sakit gigi.

Sebelum Anda mengalami sakit gigi, sebaiknya cegah dengan cara-cara berikut ini:

-Sikat gigi secara rutin yaitu 2 kali sehari.

-Bersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi dan obat kumur.

-Batasi makan makanan yang keras, terlalu manis, atau terlalu asam.

-Jaga kadar gula darah.

-Periksa gigi rutin setiap 6 bulan sekali.

-Berhenti merokok.

Demikian penjelasan lengkap mengenai sakit gigi. 

(RIN)

1
3