Share

Ciuman Kematian, Bibir Wanita Ini Langsung Membengkak Usai Kissing

Putra Syah Norens, Jurnalis · Jum'at 07 Oktober 2022 12:23 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi berciuman, (Foto: Freepik)

CIUMAN di bibir dengan orang yang disuka atau pasangan yang dicintai biasanya membuat seseorang merasa bahagia.

Namun rasa bahagia ini tampaknya tak berlaku bagi wanita bernama Janelle Gonzales satu ini. Alih-alih bahagia, ia justru jadi jatuh sakit setelah berciuman.

Kisah uniknya ini, Janelle bagikan dalam unggahan akun TikTok pribadinya, @janellegonzalez360 baru-baru ini. Janelle mengklaim dirinya mengalami reaksi alergi, setelah mencium seorang pria selama kencan malam sebelumnya.

Ketika bangun keesokan harinya, wanita berumur 27 tahun itu terkejut setelah melihat bibir atasnya telah membesar. Merasa bingung, akhirnya Janelle berusaha untuk mencari tahu apa yang menyebabkan bibirnya membengkak.

(Foto: TikTok @janellegonzalez360)

Janelle yang sangat alergi kerang, mengingat bahwa malam itu ia tidak mengonsumsi seafood tersebut. Ia kemudian memghubungi sang teman kencan, kepada pria sang pria bertanya apakah dia pernah makan makanan laut sebelum kencan mereka. Pria tersebut menjawab bahwa dia sudah makan nasi goreng udang, sebelum berkencan dengan Janelle.

Diduga makanan yang dimakan oleh pria itu ternyata telah memicukan reaksi alergi terhadap Janelle.

Follow Berita Okezone di Google News

"Bahkan tidak aman lagi, untuk bermesraan dengan pria. Kalian semua hati-hati di luar sana," ucap Janelle dalam videonya.

Video pengalaman Janelle yang kena alergi hanya karena berciuman dengan pria tersebut pun, ramai dikomentari netizen lain yang memiliki pengalaman serupa.

“Orang tua saya menyuruh pacar saya di sekolah menengah makan selai kacang sebelum kencan kami sehingga kami tidak bisa berciuman,” ungkap seorang netizen.

“Adik teman saya mencium tunangannya di pagi hari pernikahan mereka setelah makan semangka dan dia sangat alergi. Mereka sampai harus membatalkan pernikahan," ungkap seorang pengguna lain.

Secara medis, seperti dijelaskan ahli alergi Dr. Scott Sicherer, penelitian menunjukkan bahwa antara 5 persen dan 12 persen orang yang alergi makanan dapat mengalami reaksi alergi dari berciuman.

"Setiap zat yang menyebabkan reaksi alergi disebut alergen, Bagi sebagian orang, paparan minimal terhadap jejak alergen dapat menyebabkan reaksi yang parah,” dikutip dari Medical News Today.

Reaksi alergi terhadap alergi makanan melalui paparan pihak ketiga seperti berciuman umumnya jarang terjadi, namun kemungkinannya tetap ada alias tetap bisa terjadi. Kondisi ini juga dikenal sebagai "ciuman kematian". Demikian sebagaimana dilansir dari New York Post, Jumat (7/10/2022). 

 BACA JUGA:Didiagnosa Alergi Air, Gadis Remaja Ini Merasa Terbakar Saat Kulitnya Basah

1
2