Share

Baby Ameena Halilintar Demam Semalaman, Ini 5 Cara Menurunkannya

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 06 Oktober 2022 15:23 WIB
$detail['images_title']
demam pada bayi, (Foto: Healthline)

ATTA Halilintar mengabarkan jika sang putri Ameena Nur Atta, atau biasa disapa Baby Ameena sedang sakit demam hingga muntah lantaran mengalami perubahan cuaca.

Sakitnya Baby Ameena ini membuat Atta sebagai orang tua begitu panik. Atta menyebutkan, demam semalaman, suhu tubuh sang putri mencapai 38 derajat celcius.

Demam memang merupakan kondisi kesehatan yang sering dialami oleh bayi dan anak-anak seperti Ameena. Maka dari itu, orang tua wajib mengetahui bagaimana cara untuk menurunkan demam pada anak.

Lantas bagaimana caranya? Merangkum Healthline, Kamis (6/10/2022) yang sudah ditinjau secara medis oleh dokter Mia Armstrong, MD, berikut penjelasan lima cara menurunkan demam pada anak.

1. Beri Asetaminofen: Jika anak sudah berusia lebih dari 3 bulan, bisa diberikan obat asetaminofen (Tylenol) anak-anak. Dosis biasanya didasarkan pada berat badan. Jika bayi tidak rewel karena demamnya, orang tua boleh saja tidak perlu memberikan obat apa pun. Namun untuk demam yang lebih tinggi atau gejala lain yang membuat bayi tidak nyaman, obat-obatan dapat membantu mereka untuk sementara merasa lebih baik.

2. Sesuaikan pakaian: Pakaikan pakaian yang ringan dan nyaman, selain itu gunakan seprei atau selimut tipis agar anak tetap merasa nyaman dan sejuk. Mengenakan pakaian yang berlebihan pada bayi bisa mengganggu metode pendinginan alami tubuh mereka sendiri.

3. Turunkan suhu ruangan: Jaga agar rumah dan kamar bayi Anda tetap sejuk. Ini bisa membantu mencegah bayi kepanasan.

4. Lap dengan air hangat: Cobalah menyeka bayi dengan air hangat. (Suhu air harus terasa hangat, tetapi tidak panas, saat disentuh di lengan bagian dalam Anda.) Hindari menggunakan air dingin, karena dapat menyebabkan anak jadi menggigil, yang dapat meningkatkan suhu tubuhnya. Keringkan bayi sekering mungkin, segera setelah mandi dan kenakan pakaian yang bahannya ringan dan sejuk.

5. Asupan cairan: Saat anak demam, anak bisa saja juga mengalami dehidrasi. Sebab dehidrasi adalah kemungkinan komplikasi dari demam. Beri asupan cairan biasa (ASI atau susu formula) dan pastikan bayi mengeluarkan air mata saat menangis dan mulutnya lembap

Sebagai catatan, untuk bayi baru lahir, baru berusia 3 bulan atau lebih muda lagi maka harus segera diperiksa oleh dokter saat mengalami demam jenis apa pun.

Sedangkan bayi yang sudah berusia 3 bulan dan lebih, dengan demam ringan dapat dirawat di rumah dengan perawatan yang tepat. Dengan catatan jika tidak ada gejala lain yang berkembang. Bayi dengan demam persisten atau tinggi harus diperiksa oleh dokter ya!

1
2