Share

Kelly Osbourne Idap Diabetes Gestasional Saat Hamil, Apa Saja Gejalanya?

Astri Lawrensia, Jurnalis · Kamis 06 Oktober 2022 14:22 WIB
$detail['images_title']
Kelly Osbourne, (Foto: Shutterstock-Chelsea Lauren/ US Magazine)

KELLY Osbourne, penyanyi sekaligus putri dari pasangan selebriti terkenal Ozzy Osbourne dan Sharon Osbourne diberitakan didiagnosis mengidap diabetes gestasional saat kehamilannya memasuki usia trimester ketiga.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), diabetes gestasional adalah jenis penyakit diabetes tertentu yang berkembang selama kehamilan dan buasanya terjadi sekitar minggu ke-24 kehamilan.

Jadi apabila ibu hamil mengalami kenaikan gula darah yang lebih tinggi di awal kehamilan mereka, kemungkinan besar ibu hamil tersebut mengidap diabetes Tipe 1 atau Tipe 2 bukan diabetes gestasional.

Lalu, apakah diabetes jenis ini berbahaya dan bagaimana gejalanya? Simak penjelasannya di bawah ini, sebagaimana dirangkum dari Fox News, Kamis (6/10/2022).

1) Bagaimana diabetes gestasional terjadi? Pankreas menghasilkan hormon yang disebut insulin, bekerja sebagai kunci untuk membiarkan gula darah masuk ke sel-sel dalam tubuh dan mengubahnya menjadi energi. Namun, selama kehamilan, terkadang insulin tidak bekerja sebagaimana mestinya. Inilah yang buat tubuh membutuhkan lebih banyak kebutuhan akan hormon (resistensi insulin). Kondisi ini, disebutkan juga bisa dipicu karena ketidakmampuan tubuh memproduksi insulin yang cukup selama kehamilan. Ketika tidak ada cukup insulin, gula darah tubuh tetap berada di aliran darah dan akhirnya menumpuk di dalam darah dalam kondisi yang disebut hiperglikemia.

Mengutip CDC, semua wanita hamil memiliki beberapa resistensi insulin selama akhir kehamilan, tetapi ada juga sebagian wanita yang mengalami resistensi insulin sebelum kehamilan. Oleh karena itu, ibu akan mengalami kehamilan dengan kebutuhan insulin yang meningkat, yang membuat mereka cenderung menderita diabetes gestasional.

2) Gejala: CDC menerangkan, gejala khas diabetes pada umunya adalah sering buang air kecil terutama di malam hari, sering merasa haus dan mengalami mati rasa di tangan atau kaki. Namun untuk diabetes gestasional, biasanya tidak akan menunjukkan gejala apa pun loh! Mengingat seringnya tanpa gejala, semua ibu hamil perlu diskrining selama kehamilannya terutama selama usia minggu ke-24 hingga minggu ke-28.

Skrining pertama untuk diabetes gestasional sendiri, biasanya terdiri dari tes skrining glukosa, yang mengukur gula darah secara real time. Pasien kemudian diarahkan untuk minum cairan yang mengandung glukosa dan diuji ulang satu jam kemudian. Hasil gula darah normal adalah 140 mg/dL atau lebih rendah, tetapi jika levelnya lebih tinggi dari 140 mg/dL, perlu dilakukan tes lain yang dikenal sebagai tes toleransi glukosa.

 BACA JUGA:Tidak Obesitas Tapi Tetap Nekat Diet? Hati-hati Bisa Picu Risiko Diabetes

BACA JUGA:Komplikasi Diabetes Bisa Sebabkan Koma?

1
2